Update
Analisis Pergerakan Rupiah di Tengah Penantian Gubernur Baru BI Marinus Gea Serukan Pentingnya Pendampingan Psikologis bagi Anak Korban Kekerasan di Bali Apindo Dorong Pertumbuhan Industri MRO untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru PSSI: Talenta Sepak Bola Putri Indonesia Meningkat Pesat Pengungkapan Jaringan Miras Ilegal di Bali, Bea Cukai Amankan 20 Ribu Botol Pengemudi Ojol Batalkan Perjalanan karena Penumpang Tak Kenakan Helm, Jasa Raharja: Keselamatan Utama Kepala BGN Menjelaskan Tunggakan Rp1,6 Triliun Terkait Dapur MBG Ahok Ungkap Pesimisme Terhadap Penerapan Konstitusi di Indonesia --- DPR Mendesak Kolaborasi Antara Polri dan Imigrasi untuk Atasi Sindikat TPPO --- Wisuda Meriah! 425 Lulusan FIB UNDIP Dinyatakan Lulus, Dipenuhi Momen Mengharukan Analisis Pergerakan Rupiah di Tengah Penantian Gubernur Baru BI Marinus Gea Serukan Pentingnya Pendampingan Psikologis bagi Anak Korban Kekerasan di Bali Apindo Dorong Pertumbuhan Industri MRO untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru PSSI: Talenta Sepak Bola Putri Indonesia Meningkat Pesat Pengungkapan Jaringan Miras Ilegal di Bali, Bea Cukai Amankan 20 Ribu Botol Pengemudi Ojol Batalkan Perjalanan karena Penumpang Tak Kenakan Helm, Jasa Raharja: Keselamatan Utama Kepala BGN Menjelaskan Tunggakan Rp1,6 Triliun Terkait Dapur MBG Ahok Ungkap Pesimisme Terhadap Penerapan Konstitusi di Indonesia --- DPR Mendesak Kolaborasi Antara Polri dan Imigrasi untuk Atasi Sindikat TPPO --- Wisuda Meriah! 425 Lulusan FIB UNDIP Dinyatakan Lulus, Dipenuhi Momen Mengharukan
News

Klarifikasi Kubu Yaqut Terkait Tuduhan Uang Pansus Haji di DPR: Tidak Akurat dan Berlebihan

Pengacara Yaqut menanggapi tuduhan yang menyudutkan kliennya dalam kasus Pansus Haji, menegaskan bahwa narasi tersebut tidak benar dan berlebihan.

Yoga Samadhi 16 April 2026 38 pembaca liputan6.com liputan6.com
Klarifikasi Kubu Yaqut Terkait Tuduhan Uang Pansus Haji di DPR: Tidak Akurat dan Berlebihan
liputan6.com

Dalam sebuah perkembangan yang menarik perhatian, kubu Yaqut Cholil Qoumas memberikan klarifikasi terhadap tuduhan yang menimpa dirinya terkait transaksi dana dalam Panitia Khusus (Pansus) Haji di DPR. Menurut pengacara Yaqut, narasi yang berkembang seolah-olah menyudutkan kliennya sebagai pelaku kriminal merupakan kontribusi terhadap opini publik yang keliru.

Tuduhan ini muncul setelah beberapa pihak mengungkapkan dugaan adanya aliran uang yang tidak sesuai dalam pengelolaan Pansus Haji. Yaqut, yang menjabat sebagai anggota DPR, disebut-sebut terlibat dalam skema yang mencurigakan. Merespons hal tersebut, pengacara Yaqut menyatakan, “Klaim ini sangat tidak berdasar dan merupakan upaya untuk mencemarkan nama baik. Klien kami tidak terlibat dalam praktik korupsi atau pelanggaran hukum apapun.”

Pengacara tersebut melanjutkan, bahwa narasi negatif ini berpotensi menjadi kampanye hitam yang mengarah pada penggambaran Yaqut sebagai sosok yang tidak bertanggung jawab. “Kami sangat menyayangkan bahwa terdapat upaya sistematis untuk membentuk opini publik yang merugikan. Ini jelas tendensius,” tambahnya. Menurutnya, klaim tersebut tidak mempertimbangkan fakta dan bukti yang ada.

Adapun Pansus Haji sendiri merupakan wadah untuk meneliti dan melaporkan pelaksanaan ibadah haji di Indonesia, yang berkatanya membutuhkan transparansi dan akuntabilitas. Tuduhan yang dilayangkan kepada Yaqut, menurut pengacara, hanya akan mengganggu proses yang sedang berlangsung dan menciptakan kesalahpahaman di kalangan masyarakat.

Yaqut, yang dikenal sebagai tokoh yang aktif dalam memperjuangkan kepentingan umat, berusaha untuk memastikan bahwa setiap isu terkait haji ditangani dengan serius dan profesional. Dia juga berharap agar semua pihak dapat menjaga etika dalam menyampaikan informasi dan tidak terjebak dalam penilaian yang prematur.

Ke depan, kubu Yaqut berencana untuk mengambil langkah-langkah hukum guna melindungi reputasi kliennya dari tuduhan yang tidak berdasar ini. Masyarakat diharapkan untuk tetap kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu akurat. Penyidik diharapkan dapat menyelidiki isu ini secara menyeluruh dan menjernihkan situasi agar tidak ada lagi kesalahpahaman yang terjadi.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait