Update
News

Kenaikan Harga Lahan Makam di Al Azhar Memorial Garden Mencapai 36 Persen

Al Azhar Memorial Garden merayakan ulang tahun ke-15 dan mencatat lonjakan permintaan lahan makam yang menyebabkan harga meningkat signifikan. Hingga 2026, 90 persen lahan telah terjual.

Kalula Putri 28 July 2026 1 pembaca jpnn.com jpnn.com
Permintaan Makam Melonjak, Harga Lahan di Al Azhar Memorial Garden Naik 36 Persen
Permintaan Makam Melonjak, Harga Lahan di Al Azhar Memorial Garden Naik 36 Persen

KARAWANG - Al Azhar Memorial Garden (AMG) merayakan hari jadinya yang ke-15. Reza Hidayatullah, selaku Kepala Pengembangan Bisnis dan Pemasaran AMG, menyatakan bahwa perayaan ini menjadi momen penting sebagai pelopor pemakaman khusus Muslim modern di Indonesia, yang didirikan pada tahun 2011 oleh Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar.

Sebagai pelopor, AMG menghadapi berbagai tantangan di awal operasionalnya, terutama dalam memperkenalkan konsep pemakaman yang dikelola secara profesional namun tetap sesuai dengan syariat Islam kepada masyarakat yang lebih familiar dengan cara pemakaman tradisional. Namun, seiring berjalannya waktu, konsep ini terbukti mampu memenuhi kebutuhan umat Islam di Indonesia.

"Menjadi pionir berarti kami harus siap menghadapi keraguan di awal, sekaligus bertanggung jawab untuk membuktikan bahwa konsep yang kami tawarkan benar-benar memberikan manfaat. Setelah 15 tahun, kami bersyukur konsep ini telah diterima dan dipercaya oleh ribuan keluarga Muslim di Indonesia," ungkap Reza.

Peningkatan Permintaan dan Harga Lahan

Saat ini, luas total area yang dikelola oleh AMG mencapai 25 hektare, dengan kapasitas sekitar 20.000 lubang kubur. Reza menjelaskan bahwa hingga tahun 2026, sekitar 90 persen lahan sudah terjual. Dalam lima tahun terakhir, terjadi kenaikan harga lahan makam yang dipicu oleh tingginya permintaan.

"Terjadi 36 persen kenaikan harga lahan. Permintaan besar customer mendorong kenaikan harga kavling makam," serunya.

Biaya Kavling dan Layanan Profesional

Berapa harga lahan makam di AMG? "Harga kavling Rp68 juta (belum termasuk diskon) dan biaya wajibnya prosesi & nisan, tomb & landscape (tipe tertentu)," jelasnya.

Kepeloporan AMG terlihat dari pengelolaan makam yang profesional dan sesuai dengan syariat Islam, serta layanan dan fasilitas yang beroperasi 24 jam. Dua aspek ini menjadi standar baru dalam industri pemakaman Muslim di Indonesia. Reza menyebut kombinasi ini sebagai formula yang terus dijaga AMG sejak awal berdiri hingga saat ini.

AMG menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pelopor yang menghadirkan layanan pemakaman Muslim modern terbaik bagi umat di Indonesia, baik saat ini maupun di masa mendatang.

Artikel Terkait