Update
News

Kunjungan Kenegaraan Presiden Belarus: Persiapan di Istana untuk Pertemuan dengan Prabowo

Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 2 Juli 2026 untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto. Persiapan di Istana Kepresidenan Jakarta tel...

Lare Ayu 30 June 2026 60 pembaca liputan6.com liputan6.com
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menerima kunjungan kehormatan Menlu Belarus, Maxim Ryzhenko, di Jakarta pada Selasa (30/6/2026). (Istimewa)
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menerima kunjungan kehormatan Menlu Belarus, Maxim Ryzhenko, di Jakarta pada Selasa (30/6/2026). (Istimewa)

Istana Kepresidenan Jakarta sedang mempersiapkan diri menyambut kunjungan resmi Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, yang akan berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026. Dalam kunjungan ini, Lukashenko akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta.

Menjelang pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, telah menerima kunjungan kehormatan dari Menteri Luar Negeri Belarus, Maxim Ryzhenko, di Jakarta pada Selasa, 30 Juni 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan persiapan teknis dan kerja sama konkret yang diharapkan dapat terwujud dalam kunjungan tersebut.

Persiapan di Istana

"Menteri Luar Negeri RI Sugiono menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Republik Belarus, Y.M., Maxim Ryzhenko, sebagai bagian dari rangkaian Kunjungan Kenegaraan Presiden Republik Belarus, Y.M. Aleksandr Lukashenko ke Indonesia pada 2 Juli 2026," demikian disampaikan dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta telah mulai dihias untuk menyambut kedatangan delegasi Belarus. Bendera nasional kedua negara telah dipasang dengan rapi di area kompleks. Selain itu, Istana Negara, yang biasanya digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk jamuan resmi, juga sedang dipersiapkan dengan intensif.

Koordinasi Antarlembaga

Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan bahwa koordinasi antara lembaga kedua negara berjalan dengan baik dalam mempersiapkan kedatangan delegasi. "Kedua pihak menyampaikan apresiasi atas koordinasi erat antara kementerian dan lembaga kedua negara dalam mempersiapkan kunjungan tersebut," tulis keterangan pers Kemenlu RI.

Selain mempersiapkan logistik, kedua menteri juga membahas penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Belarus di berbagai sektor strategis, termasuk ekonomi, pertanian, ketahanan pangan, kebudayaan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemerintah Indonesia menyambut baik rencana peluncuran Road Map for Bilateral Cooperation 2026-2030 yang diharapkan dapat menjadi kerangka kerja yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Dalam diskusi tersebut, Sugiono dan Ryzhenko juga saling bertukar pandangan mengenai dinamika regional dan global yang menjadi perhatian bersama. Kunjungan kenegaraan ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua negara.

"Belarus adalah mitra penting bagi Indonesia di kawasan Eurasia dan salah satu anggota kunci dari Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Indonesia dan EAEU telah menandatangani persetujuan perdagangan bebas pada bulan Desember 2025," jelas Kemenlu RI.

Artikel Terkait