Update
Penyadapan Presiden Prabowo: Mengenal Sistem LIMS, Jejak Teknologi Pengawasan, dan Ancaman terhadap Privasi Amanda Manopo Berduka, Anjing Kesayangannya Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Ganas Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Mulai Akhir 2026, Netanyahu Disebut Sepakat Menko Yusril Ungkap Presiden Prabowo Sudah Tahu Jadi Korban Penyadapan Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas Rangka Kayu Lapuk dan Tua, Teras SDN Woro Bojonegoro Runtuh Eks Kapolri Listyo Sigit dan 2 Perwira Tinggi Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden BI Catat Aliran Modal Asing ke Indonesia Tembus 13,23 Miliar Dolar AS Sepanjang 2026 Sejarah Baru Wushu Indonesia di YOG 2026: Asael Christo Bawa Pulang Medali Perak Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas Guguran Sejauh 3 Km, Status Masih Siaga Penyadapan Presiden Prabowo: Mengenal Sistem LIMS, Jejak Teknologi Pengawasan, dan Ancaman terhadap Privasi Amanda Manopo Berduka, Anjing Kesayangannya Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Ganas Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Mulai Akhir 2026, Netanyahu Disebut Sepakat Menko Yusril Ungkap Presiden Prabowo Sudah Tahu Jadi Korban Penyadapan Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas Rangka Kayu Lapuk dan Tua, Teras SDN Woro Bojonegoro Runtuh Eks Kapolri Listyo Sigit dan 2 Perwira Tinggi Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden BI Catat Aliran Modal Asing ke Indonesia Tembus 13,23 Miliar Dolar AS Sepanjang 2026 Sejarah Baru Wushu Indonesia di YOG 2026: Asael Christo Bawa Pulang Medali Perak Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas Guguran Sejauh 3 Km, Status Masih Siaga
News

Longsor di Lereng Bukit PETI Desa Hulawa, Lima Warga Meninggal Dunia

Lima dari enam warga tewas akibat tanah longsor di lereng bukit pertambangan emas ilegal di Desa Hulawa, Gorontalo. Kejadian ini berlangsung pada Rabu sore saat para korban sedang beraktivitas.

Lare Ayu 15 August 2026 66 pembaca jpnn.com jpnn.com
Tebing Lereng Bukit PETI Desa Hulawa Longsor, Lima Warga Tewas Tertimbun Material
Tebing Lereng Bukit PETI Desa Hulawa Longsor, Lima Warga Tewas Tertimbun Material

Sebuah bencana longsor terjadi di kawasan lereng bukit pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, yang mengakibatkan lima orang tewas. Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu, 12 Agustus, sekitar pukul 17.30 Wita, saat enam warga sedang melakukan aktivitas di lokasi tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo, Komisaris Besar Polisi Marupa Sagala, menyampaikan bahwa dari enam orang yang terlibat, lima di antaranya ditemukan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit. "Data awal yang kami terima, ada enam orang korban. Lima ditemukan meninggal dunia, dan satu orang mengalami luka-luka sehingga dilarikan ke rumah sakit," ungkap Sagala.

Evakuasi Korban dan Penanganan Kejadian

Setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut, pihak kepolisian bersama masyarakat setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Berkat kerja sama semua pihak, para korban berhasil ditemukan dan diserahkan kepada keluarga masing-masing. Untuk mencegah adanya korban tambahan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato menghentikan seluruh aktivitas di area tersebut dan memasang garis polisi.

Namun, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) terpaksa dihentikan sementara karena adanya longsor susulan yang mengancam keselamatan petugas. "Kondisi itu membahayakan keselamatan personel sehingga proses olah TKP untuk mendalami penyebab dan kronologi kejadian belum dapat dilanjutkan," jelas Sagala.

Penertiban Aktivitas PETI

Sagala menambahkan bahwa hingga saat ini, tidak ada laporan dari masyarakat mengenai anggota keluarga yang hilang setelah kejadian tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak ada korban lain yang masih tertimbun. Ia juga menyebutkan bahwa Polda Gorontalo dan jajarannya telah melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI di Kabupaten Pohuwato dalam beberapa bulan terakhir. Namun, insiden ini menunjukkan bahwa masih ada masyarakat yang melakukan penambangan secara ilegal.

Artikel Terkait