Update
Pengemudi Ojol Batalkan Perjalanan karena Penumpang Tak Kenakan Helm, Jasa Raharja: Keselamatan Utama Kepala BGN Menjelaskan Tunggakan Rp1,6 Triliun Terkait Dapur MBG Ahok Ungkap Pesimisme Terhadap Penerapan Konstitusi di Indonesia --- DPR Mendesak Kolaborasi Antara Polri dan Imigrasi untuk Atasi Sindikat TPPO --- Wisuda Meriah! 425 Lulusan FIB UNDIP Dinyatakan Lulus, Dipenuhi Momen Mengharukan Pemusnahan Barang Ilegal oleh Bea Cukai Yogyakarta Capai Rp 916 Juta Sepuluh Bank yang Ditutup pada Juli 2026 PSI Menegaskan Hubungan Prabowo dan Gibran Masih Baik, Dedy Nur: Keharmonisan Terlihat Jelas Delvis Rettob Resmi Menjadi Ketua Presidium PP PMKRI untuk Periode 2026-2028 Transformasi Lahan Kosong oleh Mahasiswa KKN-T 85 Undip dan Ibu-Ibu PKK Pudakpayung Melalui Urban Farming Pengemudi Ojol Batalkan Perjalanan karena Penumpang Tak Kenakan Helm, Jasa Raharja: Keselamatan Utama Kepala BGN Menjelaskan Tunggakan Rp1,6 Triliun Terkait Dapur MBG Ahok Ungkap Pesimisme Terhadap Penerapan Konstitusi di Indonesia --- DPR Mendesak Kolaborasi Antara Polri dan Imigrasi untuk Atasi Sindikat TPPO --- Wisuda Meriah! 425 Lulusan FIB UNDIP Dinyatakan Lulus, Dipenuhi Momen Mengharukan Pemusnahan Barang Ilegal oleh Bea Cukai Yogyakarta Capai Rp 916 Juta Sepuluh Bank yang Ditutup pada Juli 2026 PSI Menegaskan Hubungan Prabowo dan Gibran Masih Baik, Dedy Nur: Keharmonisan Terlihat Jelas Delvis Rettob Resmi Menjadi Ketua Presidium PP PMKRI untuk Periode 2026-2028 Transformasi Lahan Kosong oleh Mahasiswa KKN-T 85 Undip dan Ibu-Ibu PKK Pudakpayung Melalui Urban Farming
News

Pengemudi Ojol Batalkan Perjalanan karena Penumpang Tak Kenakan Helm, Jasa Raharja: Keselamatan Utama

Jasa Raharja memberikan penghargaan kepada seorang pengemudi ojek online di Bali yang membatalkan perjalanan karena penumpangnya tidak mengenakan helm. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk kepatuhan t...

Arya Yudhistira 29 July 2026 3 pembaca jpnn.com jpnn.com
Driver Ojol Batalkan Perjalanan Gegara Penumpang Tak Pakai Helm, Jasa Raharja: Keselamatan jadi Prioritas
Driver Ojol Batalkan Perjalanan Gegara Penumpang Tak Pakai Helm, Jasa Raharja: Keselamatan jadi Prioritas

DENPASAR - Jasa Raharja memberikan apresiasi kepada seorang pengemudi ojek online di Bali yang memilih untuk membatalkan perjalanan ketika penumpang yang merupakan warga negara asing menolak untuk mengenakan helm. Tindakan ini dianggap sebagai wujud kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas serta tanggung jawab dalam menjaga keselamatan di jalan raya.

Peristiwa ini menarik perhatian publik setelah pengemudi ojol tersebut membagikan pengalamannya melalui media sosial dengan akun @alvesgodino. Dalam video yang diunggah, dia menjelaskan bahwa penumpang tidak mau mengenakan helm, sementara dirinya tetap berpegang pada prinsip “No Helmet, No Ride”. Keputusan tersebut berakibat pada akunnya yang tidak dapat menerima pesanan selama satu hari, yang tentunya berdampak pada penghasilannya.

Kepentingan Keselamatan dalam Transportasi

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas transportasi, termasuk layanan transportasi berbasis aplikasi. “Keputusan itu menunjukkan bahwa keselamatan tidak boleh dikompromikan oleh alasan apa pun, termasuk tekanan situasi di lapangan,” ungkap Awaluddin.

Dia juga menambahkan bahwa penggunaan helm bagi pengemudi dan penumpang sepeda motor bukan hanya sekadar kewajiban administratif, melainkan juga merupakan perlindungan dasar yang terbukti dapat mengurangi risiko cedera serius dan kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap penggunaan helm merupakan elemen penting dalam membangun budaya keselamatan di jalan.

Contoh Tanggung Jawab di Jalan Raya

Awaluddin menegaskan bahwa keberanian untuk menolak praktik yang berpotensi membahayakan adalah bentuk tanggung jawab yang patut dihargai. Dia berharap sikap yang ditunjukkan oleh pengemudi ojol tersebut dapat menjadi teladan bagi semua pengemudi dan penumpang, bahwa keselamatan harus diutamakan di atas kepentingan jangka pendek.

Kepala Jasa Raharja Wilayah Bali, Abdillah, juga menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama yang harus menjadi budaya, terutama di Bali yang merupakan destinasi wisata internasional. “Keselamatan harus menjadi prioritas bagi setiap pengguna jalan. Sikap pengemudi yang tetap berpegang pada prinsip ‘No Helmet, No Ride’ adalah contoh nyata bahwa aturan keselamatan harus ditegakkan secara konsisten,” ujar Abdillah.

Jasa Raharja mengajak seluruh masyarakat, termasuk wisatawan asing yang beraktivitas di Indonesia, untuk menghormati dan mematuhi peraturan lalu lintas yang ada. Penggunaan helm serta kepatuhan terhadap rambu dan aturan lalu lintas adalah langkah sederhana yang dapat menyelamatkan nyawa.

Artikel Terkait