Update
Gunung Semeru Erupsi, Status Masih Siaga Liverpool Tumbang di Istanbul, Real Madrid Selamat Berkat Gol Dramatis Valverde Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Perkara Tudingan Ijazah Palsu Roy Suryo dan Dokter Tifa Hari Ini Israel Cemas Demokrat Kuasai Kongres AS, Bantuan Senjata dan Perang Iran Jadi Sorotan Betrand Peto Berpotensi Jadi Tersangka Kasus TPKS? Praktisi Hukum Ungkap Alasannya Penyadapan Presiden Prabowo: Mengenal Sistem LIMS, Jejak Teknologi Pengawasan, dan Ancaman terhadap Privasi Amanda Manopo Berduka, Anjing Kesayangannya Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Ganas Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Mulai Akhir 2026, Netanyahu Disebut Sepakat Menko Yusril Ungkap Presiden Prabowo Sudah Tahu Jadi Korban Penyadapan Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas Gunung Semeru Erupsi, Status Masih Siaga Liverpool Tumbang di Istanbul, Real Madrid Selamat Berkat Gol Dramatis Valverde Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Perkara Tudingan Ijazah Palsu Roy Suryo dan Dokter Tifa Hari Ini Israel Cemas Demokrat Kuasai Kongres AS, Bantuan Senjata dan Perang Iran Jadi Sorotan Betrand Peto Berpotensi Jadi Tersangka Kasus TPKS? Praktisi Hukum Ungkap Alasannya Penyadapan Presiden Prabowo: Mengenal Sistem LIMS, Jejak Teknologi Pengawasan, dan Ancaman terhadap Privasi Amanda Manopo Berduka, Anjing Kesayangannya Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Ganas Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Mulai Akhir 2026, Netanyahu Disebut Sepakat Menko Yusril Ungkap Presiden Prabowo Sudah Tahu Jadi Korban Penyadapan Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas
News

Tim SAR Temukan Jeriken Minyak di Hari Kelima Pencarian Jurnalis Hilang

Dalam pencarian yang memasuki hari kelima, tim SAR berhasil menemukan sebuah jeriken minyak berwarna biru di Selat Sunda, terkait dengan hilangnya delapan jurnalis yang sedang meliput.

Kalula Putri 13 September 2026 61 pembaca jpnn.com jpnn.com
Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Jeriken Minyak
Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Jeriken Minyak

Tim SAR gabungan menemukan sebuah jeriken minyak berwarna biru pada hari kelima operasi pencarian delapan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Penemuan ini dilaporkan oleh Basarnas, yang menyatakan bahwa jeriken tersebut ditemukan oleh unsur KN SAR Tetuka 247 di Sektor X pada koordinat 06°02.7161'S – 105°31.5414'E sekitar pukul 10.05 WIB.

"Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemantauan menggunakan drone dari KN SAR Tetuka. Namun, hingga hasil operasi hari kelima dilaporkan, belum dapat dipastikan bahwa jeriken tersebut berkaitan dengan speedboat atau delapan orang yang masih dalam pencarian," ungkap laporan Basarnas pada Sabtu malam.

Pencarian yang Terus Berlanjut

Pencarian di Sektor X, yang mencakup area seluas 380 NM², melibatkan unsur RBB Peucang yang berangkat dari Dermaga Paku Anyer dan melakukan penyisiran hingga sore hari dengan kondisi gelombang yang relatif tenang, yaitu 0–1 meter. Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan menegaskan komitmennya untuk memverifikasi setiap barang temuan di laut demi mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai keberadaan delapan korban yang belum ditemukan.

Menurut laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Basarnas, kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) pukul 14.00 WIB untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Delapan orang yang dalam pencarian terdiri dari lima jurnalis, yaitu M Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas), serta tiga lainnya, yaitu Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), dan Heriyanto (pemandu).

Komunikasi Terakhir Sebelum Hilang Kontak

Komunikasi terakhir yang tercatat menunjukkan bahwa korban sempat mengirimkan lokasi terkini kepada rekan-rekan jurnalis di Lampung pada pukul 14.42 WIB, namun hilang kontak pada pukul 15.04 WIB di titik koordinat yang diduga 6°14'40.52"S dan 105°40'49.48"T.

Operasi pencarian terus berlanjut sejak laporan hilang kontak diterima, melibatkan sumber daya dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI AL, Polri, dan sukarelawan. Armada yang dikerahkan mencakup KN SAR Tetuka milik Basarnas, serta beberapa kapal milik TNI AL dan Polairud, dan juga tiga unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Kantor SAR Banten dan Kantor SAR Lampung, bersama dengan potensi SAR lokal seperti relawan dan nelayan.

Artikel Terkait