Update
Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia
Pendidikan

UNAIR Sediakan Pelayanan Inklusif untuk 22 Peserta Disabilitas dalam UTBK

Universitas Airlangga (UNAIR) memberikan pelayanan inklusif bagi 22 peserta disabilitas yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk memastikan pendidikan setara.

Arya Yudhistira 24 April 2026 17 pembaca zcampus.indozone.id zcampus.indozone.id
UNAIR Sediakan Pelayanan Inklusif untuk 22 Peserta Disabilitas dalam UTBK
zcampus.indozone.id

Universitas Airlangga (UNAIR) telah melaksanakan pelayanan inklusif bagi 22 peserta disabilitas yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama dalam pendidikan bagi semua peserta, terlepas dari kondisi fisik mereka.


Pelayanan yang diberikan mencakup berbagai fasilitas dan dukungan, seperti penyesuaian tempat duduk, alat bantu, serta pendampingan selama ujian. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa peserta disabilitas dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan tanpa hambatan. Menurut pihak UNAIR, langkah ini merupakan bagian dari komitmen universitas untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif dan setara.


UNAIR juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan semua kebutuhan peserta disabilitas terpenuhi. Dengan adanya pelayanan ini, diharapkan peserta dapat meraih hasil yang optimal dalam ujian, serta meningkatkan aksesibilitas pendidikan tinggi bagi penyandang disabilitas.


Ke depan, UNAIR berencana untuk terus meningkatkan fasilitas dan layanan bagi peserta disabilitas, serta memperluas program-program inklusif lainnya. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi semua kalangan.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait