JAKARTA - Kulit bayi memerlukan perhatian lebih dibandingkan kulit orang dewasa. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa kulit bayi memiliki ketebalan sekitar 30 persen lebih tipis dan lapisan pelindung kulitnya (skin barrier) belum sepenuhnya berkembang untuk menjaga kelembapan. Penelitian yang dipublikasikan oleh Stamatas GN dan rekan-rekannya pada tahun 2010 menunjukkan bahwa kondisi ini membuat kulit bayi lebih rentan terhadap kekeringan, kemerahan, dan iritasi.
Inovasi dalam Perawatan Kulit
Seiring dengan perkembangan teknologi perawatan kulit, upaya untuk memperkuat skin barrier dan menjaga keseimbangan mikrobioma kulit semakin meningkat. Salah satu inovasi terbaru dalam bidang ini adalah Cera-Care Biome Technology. Teknologi ini merupakan formulasi yang menggabungkan tiga bahan utama, yaitu 5x ceramide, ekstrak oatmeal koloid, dan Lactobacillus ferment lysate.
Manfaat dari Cera-Care Biome Technology
Ketiga komponen dalam Cera-Care Biome Technology memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi. Ceramide berfungsi untuk memperkuat lapisan pelindung kulit, sehingga dapat membantu mempertahankan kelembapan. Ekstrak oatmeal koloid dikenal efektif dalam menenangkan kulit yang mengalami kekeringan atau kemerahan. Sementara itu, Lactobacillus ferment lysate digunakan untuk menjaga keseimbangan mikrobioma, yaitu bakteri baik yang hidup di permukaan kulit.