Update
Pertamina Tindak Tegas SPBU di Bali, Dua Petugas Diberhentikan Karena Penipuan Partai Golkar Tunggu Klarifikasi Nusron Wahid Terkait Kasus Suap Mahasiswa Antropologi Sosial FIB Undip Berinovasi dalam Edukasi Politik di Balaikota Semarang Resmi Diterima Indonesia, Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Diiringi Lagu Si Jali-Jali Kemarau Ekstrem Meluas di Pati, Status Tanggap Darurat Ditetapkan Dugaan Penyelewengan Anggaran Rp50 Miliar, Kejati Papua Barat Geledah Kantor Balai Gakkum KLHK OJK Cabut Aturan Batas Maksimal 3 Pinjol, Masyarakat Bebas Akses Pendanaan Banyak Platform Terseret Rumor Asmara dengan Andre Taulany, Dewi Gita Nonaktifkan Kolom Komentar Instagram --- Kucing Baru Leopardus tilcayo: Spesies Mirip Macan Tutul Kecil yang Menarik Perhatian --- Kolaborasi Bank bjb dan KAI Commuter Perkuat Ekosistem Digital Transportasi Publik Pertamina Tindak Tegas SPBU di Bali, Dua Petugas Diberhentikan Karena Penipuan Partai Golkar Tunggu Klarifikasi Nusron Wahid Terkait Kasus Suap Mahasiswa Antropologi Sosial FIB Undip Berinovasi dalam Edukasi Politik di Balaikota Semarang Resmi Diterima Indonesia, Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Diiringi Lagu Si Jali-Jali Kemarau Ekstrem Meluas di Pati, Status Tanggap Darurat Ditetapkan Dugaan Penyelewengan Anggaran Rp50 Miliar, Kejati Papua Barat Geledah Kantor Balai Gakkum KLHK OJK Cabut Aturan Batas Maksimal 3 Pinjol, Masyarakat Bebas Akses Pendanaan Banyak Platform Terseret Rumor Asmara dengan Andre Taulany, Dewi Gita Nonaktifkan Kolom Komentar Instagram --- Kucing Baru Leopardus tilcayo: Spesies Mirip Macan Tutul Kecil yang Menarik Perhatian --- Kolaborasi Bank bjb dan KAI Commuter Perkuat Ekosistem Digital Transportasi Publik
News

Partai Golkar Tunggu Klarifikasi Nusron Wahid Terkait Kasus Suap

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyatakan bahwa partainya menghormati proses hukum terkait dugaan korupsi di Kementerian ATR/BPN dan berharap Nusron Wahid memberikan klari...

Gyan Kusuma 18 September 2026 2 pembaca jpnn.com jpnn.com
Sudahlah, Kalau Nusron Wahid Merasa Tak Terlibat, Sampaikan
Sudahlah, Kalau Nusron Wahid Merasa Tak Terlibat, Sampaikan

JAKARTA - Ahmad Doli Kurnia Tandjung, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar, mengungkapkan bahwa partainya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung terkait kasus dugaan korupsi di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Doli juga memberikan tanggapan mengenai pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut adanya “orang kepercayaan” Menteri Nusron Wahid dalam kasus tersebut.

Dia menekankan bahwa informasi mengenai dugaan tersebut masih bersifat awal. “Kami sepenuhnya menyerahkan proses ini kepada KPK. Kami percaya, KPK adalah lembaga yang independen dan kredibel untuk menuntaskan ini,” ujarnya. Doli menambahkan bahwa sebagai negara hukum, setiap dugaan pelanggaran harus dibuktikan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Menunggu Perkembangan Kasus

Doli mengingatkan agar semua pihak menunggu perkembangan selanjutnya. Ia mencatat bahwa ada empat orang yang disebut sebagai ‘orang kepercayaan’, namun tidak selalu berarti bahwa mereka bertindak atas nama orang yang memberikan kepercayaan tersebut. “Lihat saja perkembangan berikutnya,” katanya.

Dia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, ia belum berkomunikasi langsung dengan Nusron Wahid, yang merupakan Ketua DPP Partai Golkar bidang keagamaan dan kerohanian. Menurut Doli, partai belum melakukan koordinasi dengan Nusron mengenai masalah ini.

Klarifikasi yang Diharapkan

Doli berharap agar Nusron Wahid segera memberikan klarifikasi kepada publik. “Sudahlah, kalau memang Saudara Nusron merasa tidak terlibat, tidak melakukan apa-apa, tidak terkait apa pun dengan orang-orang yang disebutkan itu, klarifikasi saja. Sampaikan kepada publik apa adanya,” tegas Doli.

Dengan demikian, Partai Golkar menantikan langkah selanjutnya dari KPK dan klarifikasi dari Nusron Wahid untuk menyelesaikan isu ini dengan jelas.

Artikel Terkait