Update
Kalah 1-2 dari Persib Bandung, Kapten Melbourne Victory Jason Davidson Emosi Wapres AS Tuding Perang dengan Iran Jadi Penyebab Kekalahan Partai Republik di Pemilu Sela Jokowi Bawa Ijazah Asli, Siap Bersaksi di Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa Gunung Semeru Erupsi, Status Masih Siaga Liverpool Tumbang di Istanbul, Real Madrid Selamat Berkat Gol Dramatis Valverde Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Perkara Tudingan Ijazah Palsu Roy Suryo dan Dokter Tifa Hari Ini Israel Cemas Demokrat Kuasai Kongres AS, Bantuan Senjata dan Perang Iran Jadi Sorotan Betrand Peto Berpotensi Jadi Tersangka Kasus TPKS? Praktisi Hukum Ungkap Alasannya Penyadapan Presiden Prabowo: Mengenal Sistem LIMS, Jejak Teknologi Pengawasan, dan Ancaman terhadap Privasi Amanda Manopo Berduka, Anjing Kesayangannya Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Ganas Kalah 1-2 dari Persib Bandung, Kapten Melbourne Victory Jason Davidson Emosi Wapres AS Tuding Perang dengan Iran Jadi Penyebab Kekalahan Partai Republik di Pemilu Sela Jokowi Bawa Ijazah Asli, Siap Bersaksi di Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa Gunung Semeru Erupsi, Status Masih Siaga Liverpool Tumbang di Istanbul, Real Madrid Selamat Berkat Gol Dramatis Valverde Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Perkara Tudingan Ijazah Palsu Roy Suryo dan Dokter Tifa Hari Ini Israel Cemas Demokrat Kuasai Kongres AS, Bantuan Senjata dan Perang Iran Jadi Sorotan Betrand Peto Berpotensi Jadi Tersangka Kasus TPKS? Praktisi Hukum Ungkap Alasannya Penyadapan Presiden Prabowo: Mengenal Sistem LIMS, Jejak Teknologi Pengawasan, dan Ancaman terhadap Privasi Amanda Manopo Berduka, Anjing Kesayangannya Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Ganas
News

Kemarau Ekstrem Meluas di Pati, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Nasywa Fattari 18 September 2026 59 pembaca
Kekeringan ekstrem melanda Pati, berdampak pada 1.700 hektare sawah dan 40 desa hingga Pemkab menetapkan status tanggap darurat. (Foto: iNews).
Kekeringan ekstrem melanda Pati, berdampak pada 1.700 hektare sawah dan 40 desa hingga Pemkab menetapkan status tanggap darurat. (Foto: iNews).

Krisis Air Bersih dan Ancaman Gagal Panen

Dampak musim kemarau ekstrem yang menerjang Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kian meluas. Tercatat sedikitnya 1.700 hektare area persawahan beserta 40 desa di 10 kecamatan terdampak langsung, di mana warga lokal kini harus menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih.


Kondisi gawat ini dipicu oleh mengeringnya aliran sungai serta sumur-sumur warga setempat. Akibatnya, para petani berada dalam bayang-bayang kegagalan panen lantaran pasokan air untuk irigasi lahan pertanian kian menipis. Tak hanya mengancam sektor pertanian, situasi ini juga memperberat kehidupan harian masyarakat. Warga di kawasan terdampak bahkan terpaksa berdesakan saat bantuan air bersih tiba, mengingat pengiriman pasokan belum bisa dilakukan setiap hari.


Pemkab Pati Naikkan Status dan Salurkan Bantuan

Merespons kondisi kekeringan yang kian parah, Pemerintah Kabupaten Pati memutus untuk menaikkan tingkat kedaruratan dari siaga darurat menjadi tanggap darurat kekeringan. Keputusan ini diambil untuk mempercepat pergerakan penanganan dampak kekeringan di titik-titik lokasi terdampak.


"Pada pagi hari ini kami mengumpulkan Forkopimda Kabupaten Pati untuk untuk membahas status siaga darurat kekeringan menjadi tanggap darurat kekeringan karena sudah memenuhi syarat," ujar Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Jumat (18/9/2026).


Risma menambahkan bahwa Pemkab Pati terus mengupayakan pendistribusian bantuan air bersih bagi masyarakat yang tengah dilanda krisis air. Ia menegaskan, penetapan kenaikan status tersebut merupakan hasil pembahasan bersama yang akan segera ditindaklanjuti lewat penanganan konkret di lapangan.

Artikel Terkait