Update
UBSI Siap Berpartisipasi dalam Global Youth Congress 2026 untuk Meningkatkan Kerja Sama Internasional di Thailand --- Aksi Pencopetan di PRJ Terekam CCTV, Polisi Gunakan Teknologi Canggih untuk Melacak Pelaku --- Kembali Beraksi, Mahasiswi UMY Raih Prestasi di Kompetisi Panjat Tebing Setelah Lama Vakum Istana Gebang Blitar: Ruang Edukasi Digital untuk Generasi Muda Kritik Terhadap Kualitas Makanan Bergizi Gratis di Depok Mahasiswa ITS Raih Dua Penghargaan Nasional Berkat Penelitian Padi Tahan El Nino 585 Personel Dikerahkan untuk Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman ke Indonesia: Agenda Penting di Jakarta Prabowo Arahkan Rosan untuk Publikasikan Data Investasi Besok Reformasi Jilid 2: Suara Rakyat atau Perlawanan Oligarki? UBSI Siap Berpartisipasi dalam Global Youth Congress 2026 untuk Meningkatkan Kerja Sama Internasional di Thailand --- Aksi Pencopetan di PRJ Terekam CCTV, Polisi Gunakan Teknologi Canggih untuk Melacak Pelaku --- Kembali Beraksi, Mahasiswi UMY Raih Prestasi di Kompetisi Panjat Tebing Setelah Lama Vakum Istana Gebang Blitar: Ruang Edukasi Digital untuk Generasi Muda Kritik Terhadap Kualitas Makanan Bergizi Gratis di Depok Mahasiswa ITS Raih Dua Penghargaan Nasional Berkat Penelitian Padi Tahan El Nino 585 Personel Dikerahkan untuk Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman ke Indonesia: Agenda Penting di Jakarta Prabowo Arahkan Rosan untuk Publikasikan Data Investasi Besok Reformasi Jilid 2: Suara Rakyat atau Perlawanan Oligarki?
News

585 Personel Dikerahkan untuk Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta

Sebanyak 585 personel gabungan telah disiapkan untuk mengamankan kunjungan kenegaraan Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, di Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026.

Gyan Kusuma 15 June 2026 9 pembaca liputan6.com liputan6.com
585 Personel Dikerahkan untuk Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta
Personel Polri mengikuti apel gabungan gelar pasukan di Silang Monas, Jakarta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Ratusan personel keamanan dikerahkan untuk menjaga kunjungan resmi Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, beserta Ibu Negara di Jakarta pada hari Senin, 15 Juni 2026. Sebanyak 585 anggota gabungan disebar di berbagai jalur yang akan dilalui oleh rombongan tamu negara mulai pagi hari.

Pengamanan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh agenda kenegaraan berlangsung dengan aman dan lancar. Kombes Pol Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa personel yang diturunkan berasal dari berbagai satuan di Polda Metro Jaya dan Polres di sekitarnya.

Rincian Personel dan Pengamanan

Budi menyatakan, "Polda Metro Jaya menurunkan 585 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman. Seluruh personel sudah ditempatkan di titik pengamanan dan rute perlintasan." Dari total personel tersebut, 490 di antaranya berasal dari Ditlantas, Ditsamapta, dan Ditintelkam Polda Metro Jaya, dan 95 personel lainnya berasal dari Polres jajaran.

Selain menjaga lokasi kegiatan, pengawalan ketat juga dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol yang akan dilalui oleh rombongan Presiden Jerman. Beberapa jalur yang menjadi fokus pengamanan termasuk Jalan Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Jenderal Sudirman.

Pengaturan Lalu Lintas dan Imbauan kepada Masyarakat

Budi memastikan bahwa tidak ada penutupan jalan secara permanen selama kunjungan berlangsung. "Penutupan hanya dilakukan secara situasional saat rombongan melintas. Setelah itu arus lalu lintas akan kembali dibuka normal," ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melintas di jalur-jalur tersebut untuk berangkat lebih awal dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.

Pengendara diharapkan memanfaatkan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan. Pengamanan ini dilakukan melalui koordinasi dengan Paspampres dan unsur TNI selama seluruh rangkaian kunjungan Presiden Jerman berlangsung. Budi juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama kunjungan ini.

Artikel Terkait