Video yang beredar di media sosial menunjukkan sisa-sisa Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Pasir Putih, Sawangan, Depok, menjadi viral. Dalam rekaman berdurasi 32 detik, terlihat petugas SPPG sedang membersihkan sisa makanan MBG, yang terdiri dari nasi dan lauk yang masih utuh. Kejadian ini terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026, dan perekam video menyanyikan lirik yang menunjukkan ketidakpuasan terhadap makanan tersebut.
Kritik dari Orang Tua Siswa
Salah satu orang tua siswa, Rahmawati, menjelaskan bahwa anaknya sering menerima MBG dari SPPG di sekolah. Namun, banyak makanan tersebut tidak dihabiskan oleh siswa. "Kalau menurut anak saya rasanya kurang enak," ungkap Rahmawati saat dihubungi pada Senin, 15 Juni 2026. Ia juga menyarankan agar anaknya membawa pulang sisa makanan yang tidak dimakan di sekolah.
Rahmawati mengaku telah mencoba makanan tersebut dan merasakan bahwa rasanya kurang bumbu. Ia menilai kemasan MBG yang disediakan tidak menarik, menyerupai makanan rumah sakit, sehingga membuat siswa kurang berminat untuk menghabiskannya. "Gimana mau menarik, penyediannya saja kayak makanan di rumah sakit, pantas saja anak-anak tidak menghabiskan MBG," jelasnya.
Usulan Perbaikan dari Orang Tua
Rahmawati meminta agar SPPG memperbaiki kemasan dan menambah rasa pada makanan yang disediakan. Ia berpendapat bahwa jika SPPG tidak dapat memenuhi hal tersebut, lebih baik dana untuk MBG diserahkan kepada orang tua siswa. "Dari pada uangnya buat MBG, lebih baik diberikan kepada orang tuanya, nanti orang tuanya yang menyiapkan bekal makanan dari rumah buat di sekolah," tuturnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh orang tua siswa lainnya, Nurlita, yang menilai bahwa MBG yang disediakan kurang diminati karena kurangnya rasa. "Kalau anak saya bilangnya tidak enak, karena enggak ada rasanya," ujarnya. Nurlita berharap pemerintah dapat mengubah sistem penyediaan MBG menjadi uang yang diberikan kepada orang tua siswa, karena mereka lebih mengetahui selera makanan anak-anak mereka. "Lebih baik kasih orang tuanya, karena orang tua lebih mengetahui kebutuhan makanan anak daripada dapur SPPG," tutupnya.