Update
Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi --- Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi ---
Pendidikan

Dapur Gizi Unhas Bertransformasi Menjadi Laboratorium Hidup, Mahasiswa Berperan Aktif untuk Kesejahteraan Bersama

Dapur Gizi Universitas Hasanuddin kini berfungsi sebagai laboratorium hidup, mendorong para mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan gizi masyarakat secara langsung.

Karim Abinaya 04 April 2026 40 pembaca zcampus.indozone.id zcampus.indozone.id
Dapur Gizi Unhas Bertransformasi Menjadi Laboratorium Hidup, Mahasiswa Berperan Aktif untuk Kesejahteraan Bersama
zcampus.indozone.id

Dapur Gizi Universitas Hasanuddin (Unhas) telah bertransformasi menjadi laboratorium hidup yang berkontribusi dalam pendidikan nutrisi dan kesehatan masyarakat. Konsep ini melibatkan mahasiswa untuk langsung terlibat dalam pengembangan gizi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat.

Inisiatif ini, yang dimulai pada tahun 2023, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai gizi seimbang dan pentingnya makanan sehat. Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu terlibat dalam program ini, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan interaktif. Sebagaimana diungkapkan oleh salah satu mahasiswa, “Kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga dapat menerapkannya langsung di masyarakat.”

Program ini mencakup kegiatan penyuluhan gizi, demo memasak, dan pembagian makanan sehat kepada masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga melakukan penelitian terkait pola makan di lingkungan sekitar. Dr. Nurul Hidayah, dosen yang terlibat dalam program ini, menambahkan, “Dengan adanya Dapur Gizi sebagai laboratorium hidup, mahasiswa dapat berlatih berkontribusi secara nyata terhadap kesehatan masyarakat.”

Proyek ini tidak hanya memberikan manfaat edukatif bagi mahasiswa, tetapi juga membantu meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama di kalangan keluarga kurang mampu. Melalui kegiatan ini, mereka dapat memahami pentingnya mengonsumsi makanan bergizi meskipun dengan anggaran yang terbatas. “Tujuan kami adalah untuk membuktikan bahwa makan sehat tidak harus mahal,” jelas Dr. Nurul.

Keterlibatan mahasiswa dalam Dapur Gizi Unhas juga membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan soft skill, seperti kerja sama tim dan kemampuan komunikasi. Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi non-pemerintah. Hal ini menunjukkan komitmen Unhas untuk tidak hanya fokus pada akademis, tetapi juga pada tanggung jawab sosial.

Selain itu, Dapur Gizi Unhas juga berencana untuk memperluas jangkauan program ke sekolah-sekolah dan komunitas lainnya. “Kami berharap dapat menjangkau lebih banyak orang dan mempromosikan gaya hidup sehat yang berkelanjutan,” ungkap salah satu pengelola program. Dengan demikian, Dapur Gizi tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai pusat inovasi dalam bidang gizi dan kesehatan.

Dengan keberhasilan awal ini, Dapur Gizi Unhas diharapkan dapat menjadi model bagi institusi lain dalam menerapkan pendidikan gizi yang lebih praktis. Dalam waktu dekat, program ini juga akan mengadakan seminar dan lokakarya untuk lebih mendalami isu-isu gizi yang relevan di masyarakat. Transformasi ini menunjukkan semangat kaderisasi generasi muda untuk menjadi agen perubahan dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait