Update
Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor
News

Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia

Indonesia, dengan ekosistem mangrove terluas di dunia, menghadapi tantangan besar dalam menjaga dan memulihkan hutan mangrove. Dalam rangka Hari Mangrove Sedunia, Bank Mandiri berkomitmen untuk berkon...

Karim Abinaya 28 July 2026 66 pembaca jpnn.com jpnn.com
Hari Mangrove Sedunia, Bank Mandiri Perkuat Dukungan Terhadap Ekosistem Karbon Biru Lewat Livin'
Hari Mangrove Sedunia, Bank Mandiri Perkuat Dukungan Terhadap Ekosistem Karbon Biru Lewat Livin'

Indonesia memiliki ekosistem mangrove terbesar di dunia, dengan luas mencapai 3,45 juta hektare yang mencakup sekitar 20 persen dari total ekosistem mangrove global, menurut Peta Mangrove Nasional 2025. Namun, antara tahun 1980 hingga 2025, Indonesia kehilangan sekitar 1,3 juta hektare mangrove, setara dengan 31 persen dari total luasnya, akibat alih fungsi lahan, abrasi, dan degradasi. Kondisi ini menjadikan pemulihan mangrove sebagai agenda strategis nasional.

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk merehabilitasi ratusan ribu hektare ekosistem mangrove dengan pendekatan yang terkoordinasi, yang mencakup pemulihan bertahap, terukur, berbasis komunitas, dan berkelanjutan. Pada peringatan Hari Mangrove Sedunia yang jatuh setiap 26 Juli, sektor usaha juga diajak untuk berpartisipasi dalam upaya ini. Mangrove memiliki peran penting tidak hanya dalam melindungi garis pantai, tetapi juga dalam menyimpan karbon. Jika dibandingkan dengan hutan daratan tropis, ekosistem mangrove dapat menyimpan lebih banyak karbon per satuan luas, baik dalam biomassa maupun tanah.

Pentingnya Rehabilitasi Mangrove

Perlindungan dan rehabilitasi mangrove menjadi elemen kunci dalam mendukung pencapaian Indonesia’s Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030. Nilai dari upaya ini akan terlihat ketika bibit yang ditanam tumbuh dengan baik dan dapat diukur serapan emisinya. Tantangan utama bukanlah pada jumlah bibit yang ditanam, melainkan pada kepastian pertumbuhan dan validitas pengukurannya.

Inisiatif Bank Mandiri

Bank Mandiri juga berkontribusi dalam upaya ini. Melalui fitur Livin' Planet yang ada dalam aplikasi Livin' by Mandiri, bank ini mengonversi jejak karbon yang dihasilkan oleh nasabah ritel menjadi aksi nyata berupa penanaman pohon. Serapan emisi dari setiap pohon yang ditanam dihitung berdasarkan standar dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). Setiap bibit yang ditanam akan dipantau bersama mitra konservasi, dan perkembangan tersebut akan dilaporkan kembali kepada nasabah. Dengan cara ini, kontribusi tidak hanya tercatat pada saat penanaman, tetapi juga berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya.

Sebagai bagian dari Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri, Bank Mandiri terus mengintegrasikan agenda keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan operasionalnya. Langkah-langkah ini memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk menciptakan nilai jangka panjang sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon yang inklusif dan berkelanjutan.

Artikel Terkait