Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi

Basarnas telah mengerahkan 13 kapal untuk mencari lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, dengan pencarian dilakukan di empat sektor berbeda.

Kalula Putri 11 September 2026 3 pembaca jpnn.com jpnn.com
Basarnas Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi
Basarnas Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi

Pandeglang - Dalam upaya pencarian yang memasuki hari keempat, Basarnas telah mengerahkan 13 kapal untuk menemukan lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, mengungkapkan bahwa ke-13 kapal tersebut akan beroperasi di empat sektor pencarian yang telah ditentukan.

Rincian Operasi Pencarian

Amrad menjelaskan bahwa pada hari ini, 13 alat utama sistem senjata (alutsista) yang dikerahkan terdiri dari KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, dan KRI Lepu. "Kami membagi pencarian menjadi empat sektor," ujarnya di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, pada hari Jumat.

Sektor A memiliki luas area pencarian sekitar 1.026 nautical mile, yang akan dijelajahi oleh KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahawang. "Karena luas area yang cukup besar, kami menggunakan tiga alutsista di laut lepas, kurang lebih di Tanjung Belimbing, Lampung," tambahnya. Untuk Sektor B, yang memiliki luas sekitar 1.020 nautical mile, pencarian dilakukan oleh KRI Leuser dan KAL Anyer di wilayah barat Pulau Lampung.

Pencarian di Sektor Lain

Sektor C, dengan luas area sekitar 585 nautical mile, melibatkan KN SAR Basudewa dari Lampung dan RIB yang ada di Lampung. "Posisinya di utara Tanjung Belimbing, di mana KN SAR melakukan pencarian di wilayah tengah dan RIB menyisir pesisir pulau," jelasnya. Sementara itu, Sektor D juga memiliki luas area sekitar 585 nautical mile, yang akan ditelusuri menggunakan KAL Hayabusa, dari utara sektor C sampai Tanjung Panaitan.

Amrad menambahkan bahwa beberapa sektor tambahan di luar empat sektor utama juga telah dilakukan pencarian sejak hari pertama hingga hari ketiga. Tim SAR gabungan juga akan memantau pulau-pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk Pulau Sebesi. "Kami akan melakukan monitoring di Pulau Krakatau, Pulau Panjang, dan Pulau Sertung, serta RIB 02 dari Lampung akan berkeliling di sekitar Pulau Sebesi," tuturnya.

Lima jurnalis yang hilang kontak tersebut adalah Muhammad Bagus Khoirunas dari ANTARA, Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu. Mereka hilang kontak sejak Senin (7/9) saat dalam perjalanan menuju Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Artikel Terkait