Update
Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor
Teknologi

Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan

Peneliti di China telah menemukan virus baru bernama Asian longhorned tick nairovirus (ALTNV) pada pasien demam yang terpapar kutu. Temuan ini menarik perhatian karena virus ini sebelumnya tidak diken...

Aruna Sasmita 11 September 2026 1 pembaca inews.id inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA, iNews.id - Penemuan virus baru kembali menghiasi dunia sains. Para ilmuwan di China telah berhasil mengidentifikasi Asian longhorned tick nairovirus (ALTNV), yang ditemukan pada individu yang mengalami demam dan memiliki riwayat kontak dengan kutu. Temuan ini menjadi sorotan karena ALTNV sebelumnya tidak diketahui sebagai penyebab penyakit pada manusia.

Virus ini terdeteksi saat peneliti melakukan investigasi terhadap pasien yang menunjukkan gejala mirip severe fever with thrombocytopenia syndrome (SFTS). Namun, hasil pemeriksaan terhadap patogen yang biasanya dihubungkan dengan kondisi tersebut justru menunjukkan hasil negatif. Dengan demikian, pertanyaan pun muncul mengenai apa sebenarnya ALTNV dan dampaknya terhadap kesehatan manusia.

Karakteristik Virus ALTNV

Dari sudut pandang ilmiah, ALTNV termasuk dalam genus Orthonairovirus dan famili *Nairoviridae. Para peneliti menggunakan analisis filogenomik untuk menentukan posisi ALTNV dalam pohon kekerabatan virus. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa ALTNV memiliki perbedaan genetik yang signifikan dibandingkan dengan spesies Orthonairovirus yang telah dikenal sebelumnya, dengan kesamaan asam amino kurang dari 80,04 persen terhadap spesies lain dalam genus tersebut.

Pentingnya Penelitian Lanjutan

Penemuan virus ini menandakan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami potensi dampak kesehatan masyarakat yang mungkin ditimbulkan oleh ALTNV. Mengingat bahwa virus ini baru pertama kali teridentifikasi sebagai patogen pada manusia, langkah-langkah pencegahan dan pengawasan yang lebih ketat menjadi sangat penting untuk mencegah kemungkinan penyebaran lebih luas di masa depan.

Artikel Terkait