Seorang dosen dari Institut Teknologi Sumatera (ITERA) memberikan pelatihan kepada siswa SMAN 06 Bandar Lampung tentang cara membuat pembersih berbahan dasar kulit jeruk dan kayu manis. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan siswa pada penggunaan bahan alami dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan tersebut diadakan sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen. Dalam sesi ini, siswa diajarkan langkah-langkah pembuatan pembersih yang tidak hanya efektif tetapi juga ramah lingkungan. Dosen tersebut menjelaskan bahwa kulit jeruk mengandung senyawa limonene yang berfungsi sebagai penghilang bau, sementara kayu manis memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu membersihkan permukaan.
“Kami ingin siswa memahami pentingnya menggunakan bahan alami yang lebih aman bagi lingkungan dibandingkan dengan produk kimia,” ungkap dosen tersebut. Selain itu, siswa juga diajak untuk berkreasi dengan berbagai variasi pembersih yang dapat dibuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari siswa, yang terlihat antusias dalam mengikuti setiap langkah pembuatan pembersih. Mereka juga berdiskusi mengenai manfaat dan potensi penggunaan pembersih alami dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pelatihan ini, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan serupa direncanakan akan dilanjutkan dengan topik-topik lain yang berkaitan dengan keberlanjutan dan penggunaan bahan alami.