Update
Ekonomi

--- IHSG Diprediksi Masih Akan Mengalami Penurunan Hari Ini ---

--- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Selasa (15/9). Beberapa analis memberikan proyeksi terkait pergerakan IHSG dan rekomendasi saham...

Eko Prasetyo 15 September 2026 1 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
IHSG masih berisiko lanjut melemah dalam jangka pendek hari ini (15/9), dengan skenario terburuk menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut. (Foto: ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso)
IHSG masih berisiko lanjut melemah dalam jangka pendek hari ini (15/9), dengan skenario terburuk menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut. (Foto: ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso)
---TITLEEXCERPT--- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Selasa (15/9). Beberapa analis memberikan proyeksi terkait pergerakan IHSG dan rekomendasi saham yang dapat dipertimbangkan. ---CONTENT---

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami pelemahan dalam perdagangan hari ini, Selasa (15/9). Analis Teknikal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa IHSG masih berisiko untuk melanjutkan koreksi dalam jangka pendek, dengan skenario terburuk yang menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham

"Dalam skenario terburuk, IHSG diperkirakan masih berada pada bagian wave iv dari wave (c) pada label hitam, sehingga masih rawan menguji kembali area 6.290-6.370," ungkap Herditya dalam laporan riset harian. Ia memprediksi bahwa IHSG akan bergerak dalam rentang support di level 6.279 dan 6.201, serta resistance di level 6.585 dan 6.633 pada hari ini. Selain itu, Herditya merekomendasikan beberapa saham untuk diperhatikan, antara lain MEDC, RAJA, SSMS, dan AVIA.

Analisis dari Binaartha Sekuritas

Sementara itu, Ivan Rosanova, analis dari Binaartha Sekuritas, juga memperkirakan bahwa indeks saham masih berisiko untuk melanjutkan penurunan setelah gagal bertahan di atas garis SMA-20 pada perdagangan sebelumnya. Namun, ia menambahkan bahwa peluang untuk rebound tetap ada jika indeks mampu bertahan di atas area support.

"Penurunan IHSG berpotensi menguji support klaster Fibonacci di 6.290 sekaligus garis SMA-60. Rebound berpeluang terjadi jika penutupan harian IHSG masih berada di atas kedua support tersebut," jelas Ivan. Ia memprediksi IHSG akan bergerak di level support 6.370, 6.290, dan 6.179, serta resistance di level 6.752, 6.835, 6.916, dan 7.071 pada hari ini. Ivan juga merekomendasikan saham seperti ADMR, DEWA, dan ICBP.

Pada penutupan perdagangan Senin (14/9) sore, IHSG berada di level 6.534, mengalami penurunan sebesar 6,68 poin atau setara dengan 0,1 persen dari perdagangan sebelumnya. Menurut data dari RTI Infokom, total transaksi investor mencapai Rp17,91 triliun dengan volume perdagangan sekitar 34,9 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,11 juta kali. Pada penutupan kemarin, terdapat 429 saham yang mengalami koreksi, 219 saham menguat, dan 141 saham stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi atau larangan dalam berinvestasi pada saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Artikel Terkait