Update
Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi --- Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi ---
News

Kebakaran di Gudang Kardus Cilangkap Depok, Warga Bersatu Pindahkan Mobil

Kebakaran yang terjadi di gudang kardus Cilangkap, Depok, pada 6 April 2026 malam, memicu aksi gotong royong warga untuk menyelamatkan kendaraan yang terancam.

Kalula Putri 07 April 2026 30 pembaca liputan6.com liputan6.com
Kebakaran di Gudang Kardus Cilangkap Depok, Warga Bersatu Pindahkan Mobil
liputan6.com

Pada malam hari yang gelap di Cilangkap, Tapos, Depok, terjadi insiden kebakaran hebat di sebuah rumah penyimpanan kardus pada Senin, 6 April 2026. Kebakaran ini melibatkan bangunan yang terletak di area padat penduduk dan segera menyita perhatian warga setempat.

Kebakaran terdeteksi sekitar pukul 19.30 WIB, dan api dengan cepat melahap seluruh bagian gudang karena banyaknya bahan yang mudah terbakar. Menurut keterangan dari Kasubsektor Tapos, Ajun Komisaris Polisi Ahmad, "Api menjadi semakin besar karena angin kencang di lokasi." Upaya pemadaman segera dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi kejadian.

Seiring dengan meluasnya kebakaran, warga yang berada di sekitar lokasi tidak tinggal diam. Mereka berinisiatif untuk menyelamatkan kendaraan-kendaraan yang terparkir di dekat gudang tersebut. Saksi mata, Budi, mengungkapkan, "Kami melihat api membesar dan segera bergotong-royong memindahkan mobil-mobil yang terancam." Aksi kolektif ini menunjukkan kepedulian dan solidaritas warga dalam situasi darurat.

Warga sekitar berupaya memindahkan beberapa kendaraan dari area berbahaya, sehingga dapat mencegah kerugian lebih lanjut. Beberapa warga lainnya juga membantu memadamkan api dengan menggunakan alat sederhana, meskipun upaya tersebut tidak sebanding dengan kekuatan api yang terus berkobar.

Kebakaran ini turut mengganggu akses jalan di wilayah tersebut, dengan pengalihan arus lalu lintas yang diterapkan oleh pihak kepolisian setempat untuk memfasilitasi pemadaman. Sejumlah petugas medis siaga di lokasi, tetapi beruntung tidak ada korban jiwa atau luka berat yang dilaporkan. "Kami mengawasi situasi, dan saat ini semua dalam keadaan aman," ujar Kapolsek Tapos.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya mampu mengendalikan dan memadamkan api sekitar beberapa jam kemudian. Namun, dampak dari kebakaran ini cukup signifikan, dengan kerugian material yang masih dalam proses penilaian. Pengelola gudang kardus mengatakan bahwa kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. "Kami akan mengevaluasi kondisi dan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk langkah selanjutnya," kata pengelola.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih di lokasi dengan banyak bahan mudah terbakar. Warga diharapkan dapat lebih waspada dan turut berpartisipasi dalam upaya pencegahan kebakaran di masa mendatang.

Dengan kejadian seperti ini, masyarakat Cilangkap menunjukkan bahwa dalam situasi sulit, semangat gotong royong masih sangat terasa. Kebakaran ini menyisakan banyak hikmah bagi warga untuk saling membantu dan memperhatikan lingkungan sekitar.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait