Mahasiswa Universitas Kristen Petra, Surabaya, telah menciptakan sebuah inovasi menarik dalam dunia kuliner dengan menghadirkan GO! MAJA, yoghurt yang terbuat dari buah lokal. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkenalkan produk pertanian Indonesia dan meningkatkan konsumsi buah-buahan lokal. Peluncuran produk ini berlangsung di kampus pada tanggal 15 September 2023, menarik perhatian banyak kalangan, termasuk masyarakat umum dan pelaku industri makanan.
GO! MAJA merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa berbagai jurusan, termasuk bisnis, teknologi pangan, dan desain. Proyek ini berakar dari keinginan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor serta memberikan alternatif yang lebih sehat kepada masyarakat. Menurut salah satu anggota tim, Sarah Putri, "Dengan menggunakan buah lokal, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendukung produk dalam negeri." Hal ini menunjukkan bahwa proyek ini tidak hanya fokus pada inovasi tetapi juga pada aspek sosial dan ekonomi.
Inovasi ini menggabungkan proses pembuatan yoghurt yang tradisional dengan pemanfaatan buah lokal yang kaya akan nutrisi. Tim peneliti melakukan berbagai percobaan untuk menemukan kombinasi rasa yang tepat, sehingga menghasilkan yoghurt yang kaya cita rasa dan memiliki tingkat kesegaran yang tinggi. “Kami menggunakan buah-buahan seperti mangga, sirsak, dan pepaya yang tersedia di sekitar kita,” jelas Arief, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam penelitian ini. “Dengan demikian, kami mendukung petani lokal dan mengurangi limbah pangan.”
Proses produksi GO! MAJA dilakukan secara higienis dengan mematuhi standar kesehatan yang berlaku. Yoghurt ini tidak hanya menjadi pilihan sehat bagi konsumen, tetapi juga menawarkan berbagai varian rasa yang unik. Semua ini didukung oleh penelitian yang mendalam tentang manfaat kesehatan dari setiap bahan yang digunakan. Para mahasiswa berharap produk ini dapat menjadi trendsetter dalam dunia yoghurt yang lebih inovatif.
Pada kesempatan peluncuran, dosen pembimbing proyek ini, Dr. Budi Santoso, menyatakan, “Inisiatif ini merupakan langkah positif untuk mempromosikan buah lokal dan menciptakan produk yang tidak hanya enak tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.” Respon dari para pengunjung pun sangat positif, banyak yang menyatakan ketertarikan untuk mencoba berbagai rasa yang ditawarkan.
Melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat, tim GO! MAJA berencana untuk memperluas distribusi produk mereka ke sejumlah toko dan supermarket. Selain itu, mereka sedang menjajaki kemitraan dengan petani lokal untuk memastikan pasokan bahan baku tetap terjaga. Ini merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem yang mendukung usaha kecil dan menengah di bidang pertanian.
Dengan inovasi seperti GO! MAJA, mahasiswa UK Petra menunjukkan bahwa kreativitas dan keinginan untuk mendukung produk lokal dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Kedepannya, tim ini berharap produk mereka dapat menjadi pilihan utama di pasar yoghurt sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk menciptakan solusi berbasis keberlanjutan. Transformasi ini diharapkan tidak hanya berdampak pada sektor kuliner, tetapi juga mampu memotivasi lebih banyak orang untuk menghargai dan menggunakan produk lokal.