Update
Kunto Aji Kena Teror Buzzer usai Vokal di Media Sosial, Rumah Dikirim Orderan Ojol Fiktif Kiky Saputri Minta Maaf usai Video Naik Jet Pribadi Viral, Sebut Istilah 'Rakyat Jelata' Hanya Candaan Kalah 1-2 dari Persib Bandung, Kapten Melbourne Victory Jason Davidson Emosi Wapres AS Tuding Perang dengan Iran Jadi Penyebab Kekalahan Partai Republik di Pemilu Sela Jokowi Bawa Ijazah Asli, Siap Bersaksi di Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa Gunung Semeru Erupsi, Status Masih Siaga Liverpool Tumbang di Istanbul, Real Madrid Selamat Berkat Gol Dramatis Valverde Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Perkara Tudingan Ijazah Palsu Roy Suryo dan Dokter Tifa Hari Ini Israel Cemas Demokrat Kuasai Kongres AS, Bantuan Senjata dan Perang Iran Jadi Sorotan Betrand Peto Berpotensi Jadi Tersangka Kasus TPKS? Praktisi Hukum Ungkap Alasannya Kunto Aji Kena Teror Buzzer usai Vokal di Media Sosial, Rumah Dikirim Orderan Ojol Fiktif Kiky Saputri Minta Maaf usai Video Naik Jet Pribadi Viral, Sebut Istilah 'Rakyat Jelata' Hanya Candaan Kalah 1-2 dari Persib Bandung, Kapten Melbourne Victory Jason Davidson Emosi Wapres AS Tuding Perang dengan Iran Jadi Penyebab Kekalahan Partai Republik di Pemilu Sela Jokowi Bawa Ijazah Asli, Siap Bersaksi di Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa Gunung Semeru Erupsi, Status Masih Siaga Liverpool Tumbang di Istanbul, Real Madrid Selamat Berkat Gol Dramatis Valverde Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Perkara Tudingan Ijazah Palsu Roy Suryo dan Dokter Tifa Hari Ini Israel Cemas Demokrat Kuasai Kongres AS, Bantuan Senjata dan Perang Iran Jadi Sorotan Betrand Peto Berpotensi Jadi Tersangka Kasus TPKS? Praktisi Hukum Ungkap Alasannya
News

Nelayan di Seram Bagian Timur Selamat Setelah Hanyut Sehari Semalam

Seorang nelayan bernama Hasan Fesanlau ditemukan selamat setelah terombang-ambing di laut selama semalaman akibat kehabisan bahan bakar. Ia berhasil dievakuasi oleh warga setempat di Desa Banggoy Panc...

Lare Ayu 11 October 2026 55 pembaca jpnn.com jpnn.com
Kehabisan BBM dan Hanyut Semalaman, Nelayan di Seram Bagian Timur Ditemukan Selamat
Kehabisan BBM dan Hanyut Semalaman, Nelayan di Seram Bagian Timur Ditemukan Selamat

Seorang nelayan berusia 46 tahun di Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Hasan Fesanlau, yang terjebak di laut selama semalaman karena perahu motor yang digunakannya kehabisan bahan bakar, berhasil dievakuasi oleh warga Desa Banggoy Pancuran.

Proses Pencarian dan Penemuan

Koordinator Unit Siaga SAR (USS) Bula, Sukri Patty, mengungkapkan bahwa Hasan mulai melaut seorang diri pada Rabu, 7 Oktober 2026. Namun, ia tidak kembali ke daratan seperti yang diharapkan, sehingga keluarganya melaporkan hilangnya kontak. "Sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut, seorang nelayan atas nama Hasan Fesanlau berhasil ditemukan selamat di sekitar Perairan Seram Bagian Timur setelah ditolong warga," jelas Sukri.

Hasan melaut seorang diri sejak Rabu dan baru ditemukan pada Kamis setelah terombang-ambing di laut semalaman. "Usai kami terima informasi tersebut dari Ny. Tati Suparsi sekitar pukul 14.10 WIT, satu tim Rescuer USS Bula dikerahkan menggunakan RIB 03 menuju lokasi kejadian dengan jarak kurang lebih 3 mil laut pada arah timur laut," lanjutnya.

Evakuasi dan Rencana Hasan

Setelah tim SAR melakukan pencarian, sekitar pukul 17.30 WIT, mereka menerima kabar bahwa Hasan telah ditemukan oleh warga dan dievakuasi ke Desa Banggoy Pancuran untuk mendapatkan perawatan. "Setelah kami mengecek informasi tersebut, benar adanya bahwa korban telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan berada di Desa Banggoy Pancuran," tambah Sukri.

Berdasarkan keterangan yang diberikan Hasan kepada tim SAR, ia menjelaskan bahwa ia kehabisan bahan bakar saat melaut, sehingga terombang-ambing bersama perahu motor sejak Rabu. Hasan juga mengucapkan terima kasih kepada tim SAR atas usaha pencarian yang telah dilakukan. Ia berencana untuk beristirahat di Desa Banggoy Pancuran dan kembali ke Bula, ibu kota Kabupaten SBT, pada hari berikutnya setelah mengisi bahan bakar.

Setelah memastikan bahwa Hasan ditemukan dalam keadaan selamat, tim Rescuer USS Bula kembali ke Kota Bula pada pukul 23.00 WIT. Tim SAR juga mengingatkan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, untuk selalu memeriksa kondisi cuaca, kelayakan perahu, dan persediaan bahan bakar sebelum melaut.

Artikel Terkait