Update
Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda
News

Pembangunan Rusun untuk Masyarakat di Pinggiran Rel Senen Jakarta

Menteri PKP Maruarar Sirait melakukan tinjauan lokasi pembangunan rumah susun bagi warga di pinggiran jalur kereta api Senen, Jakarta, untuk meningkatkan kualitas hunian.

Bima Candrakumara 29 March 2026 18 pembaca liputan6.com liputan6.com
Pembangunan Rusun untuk Masyarakat di Pinggiran Rel Senen Jakarta
liputan6.com

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP), Maruarar Sirait, baru-baru ini melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi yang direncanakan untuk pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat yang tinggal di pinggiran rel kereta api Senen, Jakarta. Proyek ini bertujuan untuk memberikan alternatif hunian yang layak bagi penduduk setempat yang selama ini menempati area yang kurang memadai.

Lokasi pembangunan rusun yang berada di sekitar Stasiun Senen tersebut dipilih mengingat tingginya kebutuhan akan tempat tinggal yang terjangkau di Jakarta. Dengan kondisi demografis yang terus berkembang, pemerintah merasa perlu untuk mengatasi masalah perumahan yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat. Maruarar Sirait menjelaskan, “Proyek ini merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan solusi hunian bagi warga yang terpinggirkan.”

Dalam kunjungannya, Menteri Maruarar Sirait menekankan pentingnya proyek ini untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Beliau berharap, dengan adanya rusun, warga tidak hanya mendapatkan tempat tinggal yang lebih baik, tetapi juga dapat merasa lebih aman dan nyaman. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga mendapatkan hak untuk tinggal di tempat yang layak,” ungkapnya.

Pembangunan rusun ini diharapkan dapat menjadi model bagi proyek-proyek perumahan serupa di wilayah lain, terutama di daerah yang menghadapi tantangan perumahan. Dengan fasilitas yang lebih baik, termasuk akses terhadap layanan publik, diharapkan kualitas hidup masyarakat akan meningkat secara signifikan. Pemerintah juga berkomitmen untuk menerapkan standar bangunan yang baik dalam proyek ini.

Seorang warga setempat, yang turut hadir dalam peninjauan tersebut, menyambut baik inisiatif pembangunan rusun. Ia menyatakan, “Kami berharap rusun ini bisa segera dibangun. Sudah lama kami tinggal di kawasan yang kurang layak dan kadang merasa tidak aman.” Dengan adanya dukungan dari pemerintah, ia berharap masa depan tempat tinggal mereka akan lebih cerah.

Pembangunan rumah susun ini diharapkan bisa dimulai dalam waktu dekat dan selesai tepat waktu, guna memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat akan hunian. Dengan demikian, proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif bagi warga di sekitar jalur kereta api Senen.

Ke depan, diharapkan sektor terkait dapat terus berkolaborasi untuk mempercepat proses pembangunan ini dan menanggapi kebutuhan masyarakat akan hunian yang lebih baik. Pemerintah juga berencana untuk melakukan evaluasi berkala guna memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan rencana dan dapat memenuhi harapan warga.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait