Update
Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda
News

Penerapan Sistem One Way di KM 425+800 Semarang ABC hingga GT Kalikangkung pada Arus Balik 2026

Puncak arus balik libur sekolah 2026 diprediksi terjadi malam ini, mendorong penerapan kembali sistem one way di jalur Semarang ABC hingga GT Kalikangkung.

Dewa Raka 28 March 2026 12 pembaca liputan6.com liputan6.com
Penerapan Sistem One Way di KM 425+800 Semarang ABC hingga GT Kalikangkung pada Arus Balik 2026
liputan6.com

Arus balik liburan sekolah 2026 diperkirakan mencapai puncaknya malam ini, bertepatan dengan berakhirnya libur panjang. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, petugas kepolisian telah mengumumkan penerapan sistem one way di jalur KM 425+800 Semarang ABC hingga Gerbang Tol Kalikangkung.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Semarang, AKP Budi Santoso, menjelaskan bahwa penerapan sistem ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi pada saat arus balik. "Kami berharap dengan adanya sistem one way ini, arus kendaraan dapat lebih lancar, sehingga para pemudik bisa sampai ke tujuan dengan lebih cepat," ungkap Budi saat konferensi pers di lokasi.

Menurut prediksi, jumlah kendaraan yang akan kembali ke daerah asalnya setelah libur panjang bisa meningkat signifikan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang memanfaatkan waktu libur untuk berlibur, sehingga mereka ingin segera kembali untuk mempersiapkan aktivitas sehari-hari. "Kami juga mengimbau kepada para pemudik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga keselamatan selama berkendara," tambahnya.

Penerapan sistem one way akan dimulai pada malam ini dan diperkirakan berlangsung hingga larut malam, tergantung pada kondisi arus lalu lintas di lapangan. Dengan adanya langkah tersebut, diharapkan dapat meminimalisir kemacetan yang seringkali terjadi pada saat puncak arus balik.

Sejumlah masyarakat juga memberikan tanggapan positif mengenai kebijakan ini. Salah satu pemudik, Ibu Sari, yang sedang dalam perjalanan pulang ke Semarang mengatakan, "Saya merasa lebih aman dan nyaman kalau ada pengaturan seperti ini. Semoga perjalanan kami bisa lebih cepat sampai."

Sementara itu, pihak kepolisian juga menyiagakan sejumlah personil di titik-titik rawan kemacetan untuk mengatur arus lalu lintas dan membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan. "Kami akan terus memantau situasi di lapangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kelancaran arus balik," tegas Budi.

Dengan penerapan sistem one way dan kesiapan petugas di lapangan, diharapkan pemudik dapat menikmati perjalanan pulang mereka dengan lebih lancar dan aman. Rencana dan strategi ini akan dievaluasi dalam beberapa hari ke depan untuk melihat efektivitasnya dalam mengatasi antrian kendaraan yang biasanya terjadi pada saat arus balik.

Para pemudik diingatkan untuk tetap waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan agar perjalanan kembali ke rumah dapat berjalan lancar dan aman. Pihak kepolisian berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa arus balik ini.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait