Update
Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia
News

Transjakarta Perluas Layanan Pemesanan Kursi Royaltrans, Mulai 15 April 2026

Mulai 15 April 2026, Transjakarta akan memperluas sistem pemesanan kursi Royaltrans, memungkinkan penumpang untuk memesan tempat duduk hingga tujuh hari sebelum keberangkatan.

Aruna Sasmita 09 April 2026 8 pembaca liputan6.com liputan6.com
Transjakarta Perluas Layanan Pemesanan Kursi Royaltrans, Mulai 15 April 2026
liputan6.com

Transjakarta, salah satu moda transportasi publik utama di Jakarta, mengumumkan perluasan layanan pemesanan kursi untuk armada Royaltrans. Kebijakan ini akan berlaku mulai 15 April 2026 dan bertujuan untuk memberikan kepastian tempat duduk bagi penumpang serta meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

Pemimpin Transjakarta menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap tingginya permintaan penumpang yang menginginkan kepastian dalam perjalanan mereka. "Dengan sistem pemesanan yang baru, penumpang dapat memesan kursi hingga tujuh hari sebelum keberangkatan, sehingga mereka tidak perlu khawatir tentang ketersediaan tempat duduk," ujar salah seorang pejabat Transjakarta.

Lebih lanjut, pejabat tersebut menegaskan bahwa peningkatan layanan ini tidak hanya akan memberikan kenyamanan, tetapi juga mempermudah penumpang dalam merencanakan perjalanan mereka. Penumpang diharapkan akan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan mengurangi kemungkinan kehabisan tempat duduk, terutama pada jam sibuk.

Dari perspektif penumpang, keputusan ini disambut baik. Sejumlah pengguna layanan Royaltrans menyatakan bahwa kepastian tempat duduk selama perjalanan sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal ketat. "Sangat membantu bisa memesan kursi lebih awal. Saya bisa merencanakan perjalanan saya dengan lebih baik," kata Andi, salah seorang pengguna setia layanan ini.

Untuk melakukan pemesanan, Transjakarta menyediakan platform yang mudah diakses melalui aplikasi mobile dan website resmi. Penumpang hanya perlu mengikuti langkah-langkah sederhana untuk memesan kursi mereka. Setelah melakukan pemesanan, mereka akan menerima konfirmasi dan dapat langsung menyiapkan perjalanan mereka.

Dengan adanya fitur baru ini, Transjakarta berharap dapat menarik lebih banyak penumpang untuk menggunakan layanan Royaltrans. Seiring dengan perkembangan kebijakan ini, pihak Transjakarta berencana untuk terus memantau dan mengevaluasi sistem pemesanan yang ada untuk memastikan kepuasan pengguna. Transjakarta juga mengharapkan adanya umpan balik dari penumpang untuk meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang.

Pada akhirnya, perluasan sistem pemesanan kursi ini merupakan langkah strategis yang diambil oleh Transjakarta untuk memenuhi kebutuhan transportasi publik yang terus berkembang di Jakarta. Diharapkan, implementasi kebijakan ini tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan kemacetan dan peningkatan efisiensi transportasi di ibu kota.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait