Update
Persiapan Wisuda ke-183, FIB UNDIP Selenggarakan Pelatihan Softskill untuk Mahasiswa Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Persiapan Wisuda ke-183, FIB UNDIP Selenggarakan Pelatihan Softskill untuk Mahasiswa Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow
News

--- 101 Orang Diduga Penyusup Demo Buruh di Jakarta Telah Dipulangkan ---

--- Polisi telah memulangkan 101 orang yang sebelumnya diamankan karena diduga ingin menyusup ke dalam demonstrasi buruh di Jakarta, meskipun penyelidikan terhadap aktor utama masih berlanjut. ---

Dewa Raka 02 May 2026 36 pembaca liputan6.com liputan6.com
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto bicara soal pengamanan perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Liputan6.com/Rifqy Alief Abiyya)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto bicara soal pengamanan perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Liputan6.com/Rifqy Alief Abiyya)
---TITLEEXCERPT--- Polisi telah memulangkan 101 orang yang sebelumnya diamankan karena diduga ingin menyusup ke dalam demonstrasi buruh di Jakarta, meskipun penyelidikan terhadap aktor utama masih berlanjut. ---CONTENT---

Polisi mengonfirmasi bahwa 101 orang yang sempat ditangkap karena diduga berusaha menyusup ke dalam demonstrasi buruh di Jakarta telah dipulangkan. Penangkapan tersebut terjadi di lokasi-lokasi seperti Monas dan Gedung DPR saat peringatan Hari Buruh Internasional.


Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa mereka telah dipulangkan semalam dan dijemput oleh keluarga masing-masing. "Semalam 101 orang tersebut sudah pulang ke rumah masing-masing dengan dijemput keluarga dan pendampingan dari LBH Jakarta," ungkap Budi saat dihubungi pada Sabtu (2/5/202).


Walaupun demikian, Budi menambahkan bahwa Satgas Gakkum Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap barang bukti yang ditemukan, termasuk selebaran yang berisi rencana aksi. "Tentunya barang yang ditemukan serta selebaran dan rencana aksi tetap dalam pendalaman Satgas Gakkum PMJ," jelasnya.


Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan deteksi dini terhadap kelompok-kelompok yang berpotensi melakukan kerusuhan selama demonstrasi buruh. "Di tengah kebahagiaan dan optimisme yang terbangun di Hari Buruh ini masih ada upaya-upaya provokatif yang dapat mencoreng marwah demokrasi," katanya dalam konferensi pers.


Iman juga menyebutkan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk kerusuhan, seperti botol kosong, kain pemicu, dan bahan bakar. "Kami juga menemukan paku beton dan senjata tajam yang berpotensi digunakan untuk merusak fasilitas publik," ujarnya.


Selain itu, Iman menegaskan bahwa pihaknya menemukan dokumen yang berisi rencana kerusuhan, termasuk rundown acara yang menunjukkan waktu dan lokasi serangan. "Mereka sudah mempersiapkan kapan mereka melakukan serangan, titik-titik kumpulnya sudah ditentukan," tambahnya.


Pihak kepolisian juga mengamankan alat komunikasi yang digunakan untuk merencanakan aksi tersebut, serta sejumlah uang yang diduga akan digunakan untuk membiayai tindakan kerusuhan. "Dalam pembicaraan terungkap bahwa mereka merencanakan untuk mengadu domba antar elemen Serikat Buruh," jelas Iman.


Iman menekankan bahwa langkah antisipatif telah dilakukan dengan menangkap sejumlah orang sebelum tindakan pidana terjadi. "Bagi mereka yang tertangkap tangan dengan barang berbahaya, saat ini sedang menjalani pemeriksaan untuk mendalami sumber pendanaan dan provokasi," katanya.


Setelah memberikan keterangan, 101 orang tersebut akan segera kembali ke rumah masing-masing. Iman juga berharap agar para orang tua dan keluarga dapat berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk menghindari disinformasi.


Ke depannya, pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap aktor utama di balik rencana kerusuhan ini.

Artikel Terkait