Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Politik

Abdel Achrian: Jokowi Memiliki Ekspresi yang Sulit Dibaca

Komedian Abdel Achrian menilai bahwa Presiden Joko Widodo memiliki kemampuan untuk menyembunyikan ekspresi wajah, sehingga sulit untuk menafsirkan perasaannya hanya dari gesturnya.

Karim Abinaya 08 September 2026 67 pembaca fajar.co.id fajar.co.id
Komedian Abdel Achrian (Youtube Total Politik)
Komedian Abdel Achrian (Youtube Total Politik)

Komedian Abdel Achrian mengungkapkan pandangannya mengenai kemampuan Presiden Joko Widodo dalam menyembunyikan ekspresi wajah. Menurut Abdel, gestur yang ditunjukkan Jokowi sulit untuk dibaca, meskipun kata-katanya lebih mudah dipahami. “Pak Jokowi ini kan menurut gue poker face banget ya. Bisa gitu menahan ekspresinya,” ujarnya dalam siniar Total Politik yang disiarkan pada 8 September 2026.

Pola Komunikasi Jokowi

Abdel menjelaskan bahwa ia merasa lebih mudah memahami Jokowi melalui pernyataannya dibandingkan dengan bahasa tubuhnya. Ia menggambarkan cara komunikasi Jokowi sebagai serangkaian kode yang perlu ditafsirkan. “Kalau dia ngomong A berarti B. Kalau ngomong B berarti dia C,” kata Abdel. Sebaliknya, ia menilai bahwa gestur Jokowi tidak memberikan petunjuk yang jelas. Ekspresi wajah yang tenang membuat orang sulit untuk menebak apa yang sebenarnya ada dalam pikiran Jokowi.

Kedipan dan Kejujuran

Abdel juga menyinggung anggapan umum bahwa seseorang yang berbohong biasanya lebih sering berkedip. Namun, ia mencatat bahwa Jokowi justru jarang berkedip saat berbicara. “Lu lihat kalau Pak Jokowi ngomong, ngedipnya jarang,” ungkapnya. Meskipun demikian, Abdel tidak langsung menyimpulkan bahwa hal tersebut menunjukkan bahwa Jokowi selalu berkata jujur. Ia menyatakan bahwa mungkin saja seseorang bisa mengendalikan ekspresinya, termasuk saat berakting. “Orang saat main film kan dia bohong, tapi pada saat lagi ngebohong dia berakting. Akhirnya dia bisa enggak banyak ngedip,” jelasnya.

Abdel kemudian memberikan contoh wawancara Jokowi dengan tim Bocor Alus Politik, di mana ia menilai Jokowi terlihat sangat tenang. “Terakhir waktu dia ngomong dengan Bocor Alus, tenang banget. Di beberapa kesempatan juga, tenang ekspresinya,” tuturnya. Menurut Abdel, ketenangan ini membuat ekspresi Jokowi sulit dijadikan indikator untuk memahami isi pikirannya. “Emang jago. Kita tidak bisa menebak isi hatinya Pak Jokowi, kalau omongan relatif lebih mudah. Kalau omongan A berarti B,” tambahnya.

Artikel Terkait