Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Analisis Gaya Busana Prabowo di Sidang Tahunan MPR RI

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan gaya busana yang stabil dan moderat saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI, dengan pilihan jas double-breasted yang mengesankan formalitas dan ketegasan.

Bima Candrakumara 14 August 2026 55 pembaca jpnn.com jpnn.com
Mengupas Gaya Busana Prabowo Pagi Ini, 6 Kancing Bermakna...
Mengupas Gaya Busana Prabowo Pagi Ini, 6 Kancing Bermakna...

JAKARTA - Dalam Sidang Tahunan MPR RI yang berlangsung pada Jumat (14/8), Presiden Prabowo Subianto terlihat mengenakan jas double-breasted yang mencerminkan stabilitas dan kedewasaan. Pengamat mode, Lisa Fitria, memberikan penilaian bahwa penampilan Prabowo menunjukkan bahwa ia ingin menegaskan posisi Indonesia yang setara dengan negara-negara besar lainnya.

Gaya Busana yang Mewakili Kepemimpinan

Lisa menyatakan, "Menurut opini saya, gaya busananya tidak jauh berbeda dengan saat kampanye. Di sini Pak Presiden seperti ingin memperlihatkan busana kenegaraan itu sangat kuat, formal, simbolis yang tentunya sejajar dengan presiden-presiden negara lainnya." Jas double-breasted yang dikenakan Prabowo memiliki enam kancing, memberikan kesan tegas dan formal dengan sentuhan klasik. Pemilihan jas berwarna abu-abu, menurutnya, menekankan kesan stabil, matang, dan moderat.

Simbol Identitas dan Budaya

Dalam konteks pidato kenegaraan, pilihan busana tersebut dapat diartikan sebagai representasi kepemimpinan yang menampilkan ketegasan dan keseimbangan. Lisa menambahkan, "Ketegasan itu ingin ditonjolkan bersamaan dengan adanya kesan wibawa, tenang dan approachable yang secara simbolis diperlihatkan melalui penggunaan dasi berwarna biru muda." Selain itu, pemakaian kopiah hitam oleh Prabowo juga menjadi simbol komitmen untuk menjaga budaya dan identitas bangsa Indonesia yang beragama, sejalan dengan tradisi pemimpin sebelumnya seperti Soekarno dan Soeharto.

Lisa menjelaskan, "Simbol identitas nasional ini yang mempresentasikan karakter kepemimpinan Indonesia. Ketika dipadukan dengan setelan jas modern terlihat adanya pertemuan antara identitas nasional dan juga modernitas." Secara keseluruhan, Lisa menilai bahwa Prabowo tidak berusaha memberikan pernyataan berlebihan melalui fesyen, melainkan menjadikan busana yang dikenakannya sebagai bahasa diplomasi dan simbol kenegaraan, terlihat dari penggunaan pin bendera merah putih.

"Detail tersebut memperkuat bahwa busana yang dikenakan bukan sekedar pakaian formal, tetapi juga bagian dari representasi institusi dan juga posisi beliau sebagai kepala negara," tutup Lisa.

Artikel Terkait