Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Maruarar Sirait, telah melakukan pembahasan mendalam mengenai rencana pembangunan perumahan yang berbasis pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Diskusi ini berlangsung di Kantor ESDM di Jakarta pada hari Jumat dan menghasilkan kesepakatan untuk mengintegrasikan jaringan gas dan listrik dalam konsep perumahan yang akan dibangun.
Penerapan di Kawasan Meikarta
Bahlil menjelaskan bahwa jaringan gas dan listrik yang berbasis PLTS akan diterapkan di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Proyek ini akan memanfaatkan lahan seluas 30 hektare yang diberikan oleh Lippo Group. Sumber pembiayaan dan pembangunan perumahan ini akan dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Pengembangan Proyek Percontohan
Pemerintah saat ini masih dalam tahap membahas berbagai aspek terkait, termasuk teknik, regulasi, lahan, dan pembiayaan untuk proyek ini. Maruarar juga menambahkan bahwa ada rencana untuk mengembangkan proyek perumahan percontohan di beberapa daerah, termasuk Maluku Utara, Kabupaten Tangerang, dan lokasi industri lainnya. “Jadi ini mudah-mudahan suatu lompatan yang besar yang akan disiapkan nanti kajiannya, aturannya di beberapa tempat yang akan menjadi percontohan,” ungkapnya.