Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Bantuan Rp 5,8 Miliar dari Pemprov DKI untuk Korban Gempa NTT

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengirimkan bantuan senilai Rp 5,8 miliar untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terkena dampak gempa bumi. Bantuan ini mencakup uang dan barang kebutuhan.

Kalula Putri 21 August 2026 58 pembaca jpnn.com jpnn.com
Pemprov DKI Kirimkan Bantuan Bernilai Rp 5,8 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa di NTT
Pemprov DKI Kirimkan Bantuan Bernilai Rp 5,8 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa di NTT

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengirimkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 15 Agustus 2026. Penggalangan dana yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN), perangkat daerah, badan usaha milik daerah (BUMD), serta Baznas Bazis DKI Jakarta berhasil mengumpulkan total sekitar Rp 5,8 miliar atau tepatnya Rp5.853.728.500.

Bantuan dalam Berbagai Bentuk

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa bantuan yang dikirimkan tidak sepenuhnya berupa uang. Sebagian dari bantuan tersebut akan disalurkan dalam bentuk barang, termasuk makanan, kasur, peralatan medis, selimut, toren air, serta bantuan non-pangan lainnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terkena dampak bencana di NTT. “Rp 5,8 miliar kalau dikirimkan dalam bentuk bukan uang, in natura seperti tadi barang, jumlahnya ataupun volumenya cukup besar,” ungkap Pramono.

Proses Pengiriman dan Partisipasi Masyarakat

Proses pengiriman bantuan akan dilakukan melalui jalur udara dan laut, menggunakan pesawat terbang dan kapal laut yang dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada korban gempa di NTT. Penggalangan bantuan ini akan berlangsung hingga 25 Agustus 2026. “Kami membuka diri untuk bisa menampung siapa pun yang akan memberikan bantuan untuk ini,” tambahnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk mendoakan agar warga NTT yang terdampak bencana diberikan kekuatan dan ketahanan dalam menghadapi situasi sulit ini. “Yang paling penting adalah tentunya kita semua mendoakan agar saudara-saudara kita yang ada di NTT diberikan kekuatan, diberikan ketangguhan, dan apabila yang terkena penyakit dan sebagainya segera sembuh dan sehat kembali,” tuturnya.

Artikel Terkait