Update
Transformasi Karier di Era Digital: Dari Pekerja Kantoran Menjadi Kreator Konten PPATK Mengusulkan Tambahan Anggaran Rp 516 M untuk Perangi Pencucian Uang Inovasi Tepung Sorgum dari Mahasiswi UBAYA Sukses Raih Medali Perak di PENA 2 Evakuasi Jenazah 120 Kg dari Lantai Dua Rumah oleh Petugas Pemadam Kebakaran WOMENAIR: Inisiatif LPMB UNAIR untuk Pemberdayaan Perempuan Indonesia Penanaman Seribu Enam Ratus Delapan Puluh Bibit Mangrove di Tanjung Pakis, Karawang UNY Selenggarakan VeggieVolution 2026: Mahasiswa Tata Boga Tampilkan 96 Produk Pangan Sehat Berbasis Sayuran BEM Bersatu Buka Suara: Tolak Mahasiswa Jadi Alat Politik Praktis Transformasi Istana Gebang: Memperlihatkan Intelektualitas Bung Karno Melalui Patung dan Relief Pemerintah Daerah Papua Diminta Segera Susun Rencana Anggaran Otsus Transformasi Karier di Era Digital: Dari Pekerja Kantoran Menjadi Kreator Konten PPATK Mengusulkan Tambahan Anggaran Rp 516 M untuk Perangi Pencucian Uang Inovasi Tepung Sorgum dari Mahasiswi UBAYA Sukses Raih Medali Perak di PENA 2 Evakuasi Jenazah 120 Kg dari Lantai Dua Rumah oleh Petugas Pemadam Kebakaran WOMENAIR: Inisiatif LPMB UNAIR untuk Pemberdayaan Perempuan Indonesia Penanaman Seribu Enam Ratus Delapan Puluh Bibit Mangrove di Tanjung Pakis, Karawang UNY Selenggarakan VeggieVolution 2026: Mahasiswa Tata Boga Tampilkan 96 Produk Pangan Sehat Berbasis Sayuran BEM Bersatu Buka Suara: Tolak Mahasiswa Jadi Alat Politik Praktis Transformasi Istana Gebang: Memperlihatkan Intelektualitas Bung Karno Melalui Patung dan Relief Pemerintah Daerah Papua Diminta Segera Susun Rencana Anggaran Otsus
News

BEM Bersatu Buka Suara: Tolak Mahasiswa Jadi Alat Politik Praktis

Aliansi mahasiswa bernama BEM Bersatu menyatakan sikap menolak gerakan mahasiswa yang ditunggangi kepentingan politik praktis. Mereka menilai gerakan mahasiswa harus menjadi suara rakyat, bukan alat u...

Arya Yudhistira 16 June 2026 5 pembaca kabarnetizenterkini.com kabarnetizenterkini.com
BEM Bersatu Buka Suara: Tolak Mahasiswa Jadi Alat Politik Praktis
kabarnetizenterkini.com
Aliansi mahasiswa bernama BEM Bersatu menyatakan sikap menolak gerakan mahasiswa yang ditunggangi kepentingan politik praktis. Mereka menilai gerakan mahasiswa harus menjadi suara rakyat, bukan alat untuk merebut kekuasaan.
“Kami, BEM Bersatu, menolak segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elite dalam perebutan kekuasaan,” kata perwakilan dari BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, yang merupakan Ketua BEM Hukum UIC dalam konferensi pers di Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (16/6/2026).

Mereka menilai sejumlah aksi mahasiswa kehilangan arah karena dirasa minim kajian dan lemahnya argumentasi. Mereka mempertanyakan prioritas isu yang diangkat.

“Di tengah kebutuhan mendasar masyarakat, perhatian justru tersedot pada isu yang tidak menjadi urgensi utama. Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis, yang berdampak langsung pada gizi dan kesejahteraan masyarakat, justru menjadi sasaran penolakan, meski perbaikan tata kelola tetap diperlukan,” ucapnya.
“Di tengah kebutuhan mendasar masyarakat, perhatian justru tersedot pada isu yang tidak menjadi urgensi utama. Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis, yang berdampak langsung pada gizi dan kesejahteraan masyarakat, justru menjadi sasaran penolakan, meski perbaikan tata kelola tetap diperlukan,” ucapnya.

Tags: #berita

Artikel Terkait