JAKARTA - Selamat pagi kepada para pembaca setia, kami hadir dengan berita terpopuler pada Sabtu (3/10) mengenai PNS dan PPPK yang menerima kabar baik, namun ada juga yang tidak diperbolehkan untuk kembali ke kantor. Selain itu, ada informasi menarik tentang anggota Wantimpres yang memiliki kekayaan luar biasa.
Kabar Baik untuk PNS dan PPPK, Namun Tidak untuk Semua
Bagi para aparatur negara, termasuk PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Provinsi Sumatera Selatan, terdapat kabar menggembirakan bagi mereka yang belum memiliki tempat tinggal. Provinsi Sumsel mendapatkan tambahan kuota sebanyak 3.000 unit rumah bersubsidi dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) setelah usulan dari Gubernur Sumsel, Herman Deru, disetujui oleh Menteri PKP, Maruarar Sirait. Gubernur Herman Deru menyebutkan bahwa realisasi program rumah bersubsidi di Sumsel telah mencapai hampir 94 persen.
Jumlah PPPK Paruh Waktu yang Tidak Diperbolehkan Masuk Kantor Lagi
Di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terdapat 2.742 PPPK paruh waktu yang akan mendapatkan perpanjangan kontrak mulai 1 Oktober 2026. Sementara itu, 72 PPPK paruh waktu lainnya harus menghadapi pemutusan kontrak karena berbagai alasan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka, Rismy Wiramadonnah, menjelaskan bahwa penghentian kontrak tersebut disebabkan oleh permintaan sendiri dari 55 orang dan 17 orang lainnya karena faktor yang membuat kontrak mereka tidak dapat diperpanjang.
Perubahan Jabatan di Polda Riau
Irjen Arman Achdiat kini menjabat sebagai Kapolda Riau, menggantikan Irjen Herry Heryawan. Pergantian ini tertera dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang dikeluarkan pada 2 Oktober 2026.
Kekayaan Anggota Wantimpres yang Mengejutkan
Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (2/10/2026). Daftar anggota Wantimpres mencakup nama-nama seperti Pratikno (Ketua/anggota), Hatta Rajasa (Wakil Ketua/anggota), Shinta Nuriyah Wahid, Muhammad Quraish Shihab, dan banyak lainnya. Beberapa di antara mereka dikenal memiliki kekayaan yang sangat besar.