Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

--- Bupati Kuansing Nonaktif Diduga Potong TPP ASN Hingga 50 Persen ---

--- Suhardiman Amby, Bupati Kuantan Singingi yang nonaktif, dituduh memotong tambahan penghasilan pegawai aparatur sipil negara hingga 50 persen. KPK sedang menyelidiki dugaan tersebut serta praktik p...

Karim Abinaya 05 August 2026 53 pembaca jpnn.com jpnn.com
Keterlaluan, Bupati Kuansing Nonaktif Potong TPP ASN Hingga 50%
Keterlaluan, Bupati Kuansing Nonaktif Potong TPP ASN Hingga 50%
---TITLEEXCERPT--- Suhardiman Amby, Bupati Kuantan Singingi yang nonaktif, dituduh memotong tambahan penghasilan pegawai aparatur sipil negara hingga 50 persen. KPK sedang menyelidiki dugaan tersebut serta praktik pengembalian honor yang melibatkan ASN setempat. ---CONTENT---

Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) yang nonaktif, Suhardiman Amby, diduga melakukan pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah hingga mencapai 50 persen. Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, dalam sebuah konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta pada hari Selasa.

Penyidikan KPK dan Temuan Awal

Taufik menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan oleh KPK, terungkap bahwa Suhardiman Amby diduga melakukan pengembalian honor yang diterimanya setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya kelebihan pembayaran. "Untuk mengembalikan ini, ditemukan fakta bahwa staf-staf atau ASN di lingkungan Pemkab Kuansing ini diminta untuk menutupi atau menyumbang agar Bupati bisa mengembalikan uang sesuai temuan BPK," ujarnya.

Operasi Tangkap Tangan dan Status Tersangka

Pada 29 Juni 2026, KPK melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi dan Jakarta, yang mengamankan sepuluh orang. Ini merupakan OTT ke-14 yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026. Suhardiman dan Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnain, menyerahkan diri kepada KPK pada 30 Juni 2026. Pada 1 Juli 2026, KPK resmi menetapkan Suhardiman, Zulkarnain, dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant, Ardiles, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk periode 2021-2026.

Selain dugaan suap, KPK juga mencurigai Suhardiman menerima gratifikasi terkait pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas.

Artikel Terkait