Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
Teknologi

Dampak Penggunaan AI Terhadap Daya Ingat Pengguna di Kalangan Pelajar

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang berlebihan dapat mengganggu kemampuan pelajar dalam mengingat materi yang telah dipelajari.

Karim Abinaya 25 July 2026 67 pembaca inews.id inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA, iNews.id – Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin banyak digunakan oleh pelajar dan mahasiswa untuk membantu mereka dalam menyelesaikan tugas dan memahami materi pelajaran. Namun, sebuah studi terkini mengungkapkan bahwa penggunaan AI secara berlebihan dapat membuat pengguna kesulitan dalam mengingat informasi yang telah dipelajari.

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Social Sciences & Humanities Open Volume 12 (2025) yang diterbitkan oleh Elsevier, melalui penelitian berjudul ChatGPT as a Cognitive Crutch: Evidence from a Randomized Controlled Trial on Knowledge Retention. Penelitian ini menggunakan metode randomized controlled trial dengan melibatkan 120 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelompok.

Metode Penelitian dan Hasil

Salah satu kelompok diperbolehkan menggunakan ChatGPT sebagai alat bantu belajar, sementara kelompok lainnya belajar secara konvensional tanpa bantuan AI. Setelah sesi pembelajaran selesai, semua peserta mengikuti tes mendadak secara berkala hingga 45 hari setelahnya untuk mengukur seberapa banyak materi yang masih dapat mereka ingat.

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan ChatGPT hanya memperoleh rata-rata skor retensi pengetahuan sebesar 57,5 persen. Di sisi lain, kelompok yang belajar secara mandiri mencatatkan rata-rata skor yang lebih tinggi, yaitu 68,5 persen.

Implikasi Temuan

Temuan ini memberikan wawasan penting mengenai dampak penggunaan AI dalam proses belajar. Meskipun AI dapat menjadi alat bantu yang berguna, penggunaannya yang berlebihan dapat mengurangi kemampuan siswa untuk menyimpan informasi dengan baik.

Artikel Terkait