Update
Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional
Teknologi

Dampak Penggunaan AI Terhadap Daya Ingat Pengguna di Kalangan Pelajar

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang berlebihan dapat mengganggu kemampuan pelajar dalam mengingat materi yang telah dipelajari.

Karim Abinaya 25 July 2026 49 pembaca inews.id inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA, iNews.id – Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin banyak digunakan oleh pelajar dan mahasiswa untuk membantu mereka dalam menyelesaikan tugas dan memahami materi pelajaran. Namun, sebuah studi terkini mengungkapkan bahwa penggunaan AI secara berlebihan dapat membuat pengguna kesulitan dalam mengingat informasi yang telah dipelajari.

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Social Sciences & Humanities Open Volume 12 (2025) yang diterbitkan oleh Elsevier, melalui penelitian berjudul ChatGPT as a Cognitive Crutch: Evidence from a Randomized Controlled Trial on Knowledge Retention. Penelitian ini menggunakan metode randomized controlled trial dengan melibatkan 120 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelompok.

Metode Penelitian dan Hasil

Salah satu kelompok diperbolehkan menggunakan ChatGPT sebagai alat bantu belajar, sementara kelompok lainnya belajar secara konvensional tanpa bantuan AI. Setelah sesi pembelajaran selesai, semua peserta mengikuti tes mendadak secara berkala hingga 45 hari setelahnya untuk mengukur seberapa banyak materi yang masih dapat mereka ingat.

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan ChatGPT hanya memperoleh rata-rata skor retensi pengetahuan sebesar 57,5 persen. Di sisi lain, kelompok yang belajar secara mandiri mencatatkan rata-rata skor yang lebih tinggi, yaitu 68,5 persen.

Implikasi Temuan

Temuan ini memberikan wawasan penting mengenai dampak penggunaan AI dalam proses belajar. Meskipun AI dapat menjadi alat bantu yang berguna, penggunaannya yang berlebihan dapat mengurangi kemampuan siswa untuk menyimpan informasi dengan baik.

Artikel Terkait