Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, mengungkapkan pandangannya mengenai hubungan Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 RI, dengan para presiden yang pernah memimpin Indonesia. Ia berpendapat bahwa Megawati memiliki persoalan dengan hampir seluruh presiden, kecuali dua orang, yaitu Sukarno dan BJ Habibie.
Dedy menyatakan, "Bu Megawati sepertinya punya masalah dengan hampir semua Presiden Republik Indonesia kecuali dengan dua nama ini. 1. Sukarno. 2. BJ Habibie. Sisanya bermasalah," dalam unggahan di akun X pribadinya pada Kamis (27/8/2026). Dalam unggahan tersebut, ia merinci pandangannya terhadap hubungan Megawati dengan beberapa presiden Indonesia.
Persoalan dengan Presiden Sebelumnya
Dedy mengungkapkan bahwa Megawati memiliki masalah dengan Presiden ke-2, Suharto, serta tidak sejalan dengan Presiden ke-4, Abdurrahman Wahid, yang lebih dikenal dengan Gus Dur. Ia juga menambahkan bahwa Megawati tidak berkomunikasi dengan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selain itu, Dedy menyoroti hubungan Megawati dengan Presiden ke-7, Joko Widodo, yang belakangan ini menjadi perhatian publik. Menurutnya, Megawati tampak merasa jengkel terhadap Jokowi, yang sebelumnya merupakan kader PDI Perjuangan.
"Mudah-mudahan sama Presiden Prabowo Subianto beliau baik-baik saja," tambah Dedy, merujuk pada dinamika politik yang melibatkan Megawati dan Prabowo. Hubungan antara Megawati dan Prabowo Subianto sering kali menjadi sorotan di tengah perkembangan politik nasional.
Pandangan Megawati tentang Perbedaan Politik
Megawati sendiri sebelumnya telah menekankan bahwa perbedaan pandangan politik tidak selalu berarti adanya permusuhan pribadi. Ia mengingatkan agar publik tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menggambarkan dirinya sedang berkonflik dengan Prabowo. Menurut Megawati, perbedaan pilihan dan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar dan tidak perlu menghilangkan nilai persahabatan serta hubungan antar tokoh bangsa.
Pernyataan Dedy menambah diskusi mengenai hubungan Megawati dengan sejumlah presiden RI dari waktu ke waktu, terutama dalam konteks dinamika politik antara PDI Perjuangan, Jokowi, dan pemerintahan Prabowo yang terus menjadi perhatian masyarakat.