Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Dugaan Pelecehan Seksual di Stasiun Kebayoran, KAI Commuter Tanggapi Viralitas Kasus

KAI Commuter menanggapi laporan dugaan pelecehan seksual di Stasiun Kebayoran yang menjadi viral, dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Aruna Sasmita 03 May 2026 46 pembaca liputan6.com liputan6.com
Tangkapan layar video viral pria diduga ngintip penumpang KRL di bawah peron Stasiun Kebayoran. (Dok. Istimewa)
Tangkapan layar video viral pria diduga ngintip penumpang KRL di bawah peron Stasiun Kebayoran. (Dok. Istimewa)

Manajemen KAI Commuter memberikan tanggapan terkait dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Stasiun Kebayoran dan viral di media sosial. Peristiwa ini dilaporkan berlangsung sekitar pukul 18.10 WIB, di mana seorang penumpang melihat seorang pria yang diduga berusaha mengambil foto atau video penumpang saat mereka naik dan turun dari kereta.


Menurut Manajer Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, salah satu penumpang melaporkan kejadian tersebut kepada petugas di Stasiun Palmerah. Petugas segera melakukan penyisiran di area bawah ujung peron 2 Stasiun Kebayoran. Namun, saat pengecekan dilakukan, pelaku yang dicurigai sudah tidak berada di lokasi.


Leza menjelaskan bahwa penelusuran juga dilakukan dengan memeriksa rekaman CCTV di area stasiun, tetapi tidak ditemukan sosok mencurigakan seperti yang dilaporkan. Meskipun demikian, KAI Commuter mengapresiasi laporan yang diberikan oleh pengguna dan mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tidak ragu melaporkan kejadian mencurigakan kepada petugas untuk penanganan yang lebih cepat.


Leza menegaskan komitmen KAI Commuter untuk merespons laporan-laporan dari pengguna dengan segera, guna memastikan keamanan dan kenyamanan di area stasiun. Kejadian ini menjadi perhatian serius, dan pihak KAI Commuter akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan pengawasan dan respons terhadap situasi serupa di masa mendatang.


Artikel Terkait