JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan ucapan duka cita atas berpulangnya Guruh Soekarnoputra, putra dari Proklamator RI, Soekarno. Dalam momen berduka ini, Jokowi mengenang Guruh sebagai sosok yang telah berkontribusi besar bagi bangsa melalui dedikasinya di bidang seni budaya dan politik.
“Saya menyampaikan terima kasih dan rasa hormat yang mendalam atas dedikasi serta sumbangsih beliau bagi bangsa dan negara, baik di bidang seni budaya maupun politik,” tulis Jokowi melalui akun Instagramnya, @jokowi, pada Sabtu (26/9). Ia juga mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” tambahnya.
Jejak dan Kontribusi Guruh
Sufmi Dasco Ahmad juga mengungkapkan rasa duka yang mendalam. Ia menilai Guruh telah meninggalkan jejak yang signifikan serta kontribusi yang berarti bagi Indonesia, terutama dalam dunia seni dan budaya, serta pengabdiannya di bidang politik. “Beliau telah meninggalkan jejak dan kontribusi yang berarti bagi Indonesia. Khususnya melalui dedikasinya dalam dunia seni, budaya, serta pengabdian di bidang politik,” ungkapnya di akun Instagram @Sufmi_Dasco.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini menilai bahwa karya-karya Guruh selama hidupnya akan menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa yang harus dihormati. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra,” tuturnya.
Informasi Mengenai Guruh
Sebelumnya, Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, pada Sabtu (26/9) pukul 04.16 WIB. Ia merupakan anak bungsu dari Soekarno dan Fatmawati, serta adik dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Guruh dikenal sebagai pencipta lagu “Kala Sang Surya Tenggelam” dan telah menyelenggarakan berbagai pagelaran seni, termasuk Pergelaran Karya Cipta Guruh Soekarno Putra, yang mencakup karya-karya seperti “Untukmu Indonesiaku”, “Cinta Indonesia”, dan “Gilang Indonesia Gemilang.”