Tim Ekspedisi Peduli (TEP) Universitas Diponegoro (UNDIP) melakukan aksi nyata untuk mendukung ketahanan pangan di Papua dengan menggelar tradisi Royongan di Senggi. Kegiatan ini berlangsung pada 12 hingga 15 Oktober 2023 dan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat.
Pelaksanaan Tradisi Royongan
Tradisi Royongan merupakan bentuk gotong royong yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Papua. Dalam kegiatan ini, masyarakat bersama-sama menyiapkan lahan pertanian, menanam, dan merawat tanaman. TEP UNDIP berkolaborasi dengan warga lokal untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan pertanian berkelanjutan.
Manfaat bagi Masyarakat Lokal
Selain meningkatkan ketahanan pangan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui interaksi ini, diharapkan terjadi transfer pengetahuan tentang teknik pertanian yang lebih baik dan berkelanjutan. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga, yang melihatnya sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.
TEP UNDIP berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Papua.