Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Ekonomi

Ekspor Perdana Terasi Udang Rebon Asahan ke Thailand

Potensi ekspor terasi udang rebon dari Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, semakin meningkat dengan pengiriman perdana sebanyak 40 ton ke Thailand. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pasar ba...

Arya Yudhistira 26 October 2026 42 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor perdana terasi udang rebon UMKM Asahan ke Thailand. (Foto: Arsip Kemenko Pangan)
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor perdana terasi udang rebon UMKM Asahan ke Thailand. (Foto: Arsip Kemenko Pangan)

Potensi ekspor terasi udang rebon yang berasal dari Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, semakin terbuka seiring dengan meningkatnya permintaan dari pasar internasional. Produk olahan hasil laut yang dihasilkan oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ini telah memulai langkah ekspansi pasar, salah satunya melalui pengiriman perdana sebanyak 40 ton ke Thailand.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, secara resmi melepas ekspor perdana terasi udang rebon tersebut di depan Kantor Bupati Asahan. Nilai pengiriman ini diperkirakan mencapai sekitar Rp230 juta, dan diharapkan dapat memperkuat akses pasar bagi produk olahan lokal.

Peluang Baru untuk UMKM

"Hari ini kita melepas ekspor perdana produk UMKM asal Kabupaten Asahan, berupa terasi udang rebon sebanyak 40 ton ke Thailand, dengan nilai sekitar Rp230 juta," ungkap Zulkifli. Ekspor ini membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menjangkau konsumen di luar negeri serta meningkatkan nilai tambah dari hasil perikanan. Dengan mengolah produk menjadi siap saji, potensi perikanan daerah tidak hanya bergantung pada penjualan hasil tangkapan dalam bentuk mentah.

Proyeksi Ekspor yang Meningkat

Menurut data dari Pemerintah Kabupaten Asahan, proyeksi ekspor komoditas terasi pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 1.897,7 ton dengan nilai sekitar Rp21 miliar. Selanjutnya, pada tahun 2026, volume ekspor diprediksi meningkat menjadi 2.758,5 ton dengan nilai sekitar Rp34 miliar.

Zulkifli berharap agar pengiriman perdana ke Thailand dapat dilakukan secara rutin dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk olahan hasil laut dari Asahan. "Dengan begini, setelah melepas ekspor terasi, akses pasar semakin terbuka. Kita minta Bank Indonesia, Pak Bupati, tolong didukung semua agar UMKM kita bisa berkembang," tambahnya.

Dalam acara tersebut, turut hadir Wakil Menteri Transmigrasi, Anggota DPR RI, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, serta berbagai pihak terkait lainnya, termasuk Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan dan Kepala Badan Mutu KKP Tanjung Balai Asahan.

Artikel Terkait