JAKARTA, iNews.id – Kesurupan kerap dihubungkan dengan gangguan makhluk halus, terutama ketika terjadi secara bersamaan di tempat-tempat seperti sekolah, pabrik, atau pesantren. Namun, di balik fenomena tersebut, ilmu pengetahuan menawarkan penjelasan yang menunjukkan bahwa kesurupan juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor psikologis dan sosial.
Prof. Agustino Zulys, seorang Guru Besar MIPA dari Universitas Indonesia (UI), menjelaskan bahwa fenomena kesurupan tidak dapat langsung disimpulkan sebagai gangguan gaib atau gangguan jiwa semata. Menurutnya, pendekatan ilmiah dan spiritual dapat berjalan beriringan untuk memahami fenomena ini lebih dalam.
Berbagai Penyebab Kesurupan
Berikut adalah lima faktor yang dapat menyebabkan kesurupan menurut penjelasan ilmiah:
1. Dissociative Trance Disorder
Dalam konteks psikologi modern, kesurupan dikenal sebagai Dissociative Trance Disorder. Kondisi ini ditandai oleh perubahan kesadaran, hilangnya kontrol terhadap perilaku untuk sementara, serta amnesia sesaat setelah individu kembali sadar.
2. Tekanan Psikologis Berkepanjangan
Prof. Zulys menyatakan bahwa kesurupan patologis sering dialami oleh individu yang mengalami tekanan psikologis dalam jangka waktu yang lama. Konflik batin, kecemasan, dan stres yang terus menumpuk dapat memicu terjadinya disosiasi. "Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengalami kesurupan patologis umumnya memiliki tekanan psikologis yang lama, konflik batin, kecemasan, serta mekanisme pertahanan diri yang akhirnya meledak dalam bentuk disosiasi," ungkap Prof. Zulys.