Sikap Ganjar Pranowo yang enggan membahas kemungkinan pencalonannya dalam Pilpres 2029 mendapatkan respons positif dari Chusnul Chotimah, seorang aktivis media sosial. Chusnul menilai bahwa Ganjar menunjukkan perbedaan dengan politisi lain yang lebih mementingkan kepentingan pribadi dan politik. Ia berpendapat bahwa perhatian Ganjar saat ini seharusnya difokuskan pada isu-isu yang dihadapi oleh rakyat.
Ganjar Menolak Fokus pada Pilpres 2029
Sebelumnya, Ganjar memberikan tanggapan terkait pertanyaan mengenai peluangnya untuk maju kembali dalam Pilpres 2029. Alih-alih membahas tentang pencalonannya, politikus dari PDI Perjuangan ini justru mempertanyakan urgensi untuk membicarakan kontestasi yang masih jauh. "Pak Ganjar maju lagi. Ngapain kita ngurusi saya maju lagi? Ngapain kita bicara maju lagi? Kenapa kita tidak bicara untuk menyelesaikan persoalan rakyat hari ini yang butuh kerja?" ungkap Ganjar dalam sebuah diskusi yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Ganjar menekankan bahwa masalah yang dihadapi oleh masyarakat saat ini memerlukan tindakan nyata, dan ia berpendapat bahwa energi politik seharusnya tidak terbuang untuk membahas pencalonan, sementara masih banyak isu yang perlu ditangani.
Chusnul Mengapresiasi Sikap Ganjar
Pernyataan Ganjar tersebut mendapatkan apresiasi dari Chusnul, yang menilai bahwa meskipun Ganjar kalah dalam kontestasi Pilpres sebelumnya, ia tetap menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat. "Pak Ganjar ditanya maju lagi? Pak Ganjar jawab, ngapain kita ngurusi saya maju lagi? Kenapa kita tidak bicara untuk menyelesaikan persoalan rakyat hari ini?" kata Chusnul.
Chusnul juga membandingkan sikap Ganjar dengan Presiden Jokowi, yang menurutnya sudah mulai sibuk melakukan aktivitas politik meskipun Pilpres 2029 masih jauh. "Ada kemarin menang pemilih (Jokowi), sekarang sudah sibuk keliling Indonesia kampanye partai anaknya," tambahnya. Ia menekankan perbedaan antara politisi yang memperjuangkan kepentingan rakyat dan mereka yang lebih mementingkan kepentingan keluarga.
Ganjar Menekankan Pentingnya Tindakan Nyata
Di sisi lain, Ganjar menegaskan bahwa menyelesaikan masalah rakyat tidak cukup hanya dengan wacana. Ia memilih untuk melakukan langkah konkret melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk Tantular Project yang bertujuan untuk menggalang donasi bagi masyarakat kurang mampu, sekolah, dan mahasiswa. "Tantular Project sudah yang ketiga. Besok pagi kita akan membuat Tantular Project untuk membantu si miskin. Tantular Project akan mengumpulkan donasi untuk membantu sekolahan, untuk membantu mahasiswa, untuk membantu ini, itu dan selesai," jelas Ganjar.
Ganjar menekankan bahwa eksekusi dari setiap upaya untuk menyelesaikan masalah masyarakat jauh lebih berarti dibandingkan hanya berbicara tentang rencana besar. "Daripada kita ngomong gede tapi nol, lebih baik kecil tapi dieksekusi," tuturnya. Ia juga mengajak agar pembahasan mengenai kemungkinan pencalonannya di Pilpres 2029 tidak menjadi fokus utama, melainkan perhatian seharusnya diarahkan pada masalah-masalah yang dihadapi masyarakat yang memerlukan solusi dan tindakan nyata.