Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
News

--- Gus Ipul Dorong ASN dan Masyarakat Bandung Barat-Pekalongan Jadi Agen Perlindungan Sosial ---

--- Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak pemerintah daerah di Bandung Barat dan Pekalongan untuk memperluas akses Perlindungan Sosial Digital dengan melibatkan ASN dan masyarakat sebagai...

Gyan Kusuma 14 October 2026 60 pembaca jpnn.com jpnn.com
Gus Ipul Ajak ASN dan Warga Bandung Barat-Pekalongan Jadi Agen Perlinsos
Gus Ipul Ajak ASN dan Warga Bandung Barat-Pekalongan Jadi Agen Perlinsos
---TITLEEXCERPT--- Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak pemerintah daerah di Bandung Barat dan Pekalongan untuk memperluas akses Perlindungan Sosial Digital dengan melibatkan ASN dan masyarakat sebagai Agen Perlinsos. ---CONTENT---

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengajak pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Pekalongan untuk memperluas jangkauan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga. Gerakan ini bertujuan untuk mendorong aparatur sipil negara (ASN), pendamping sosial, penyuluh, serta masyarakat agar berperan sebagai Agen Perlinsos yang dapat membantu warga dalam mengakses layanan bantuan sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gus Ipul saat menerima audiensi Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, dan Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, pada Selasa, 13 Oktober 2026. Ia menekankan bahwa keterlibatan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan proses registrasi dan pengusulan bantuan sosial dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan dalam akses atau kemampuan menggunakan teknologi digital.

“Utamakan tetangga sama saudara dulu,” ungkap Gus Ipul. Ia menjelaskan bahwa Perlinsos Digital merupakan proses registrasi ulang dan membuka kesempatan bagi warga untuk mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan. Proses ini dilengkapi dengan verifikasi biometrik melalui teknologi pengenalan wajah (face recognition). “Jadi, semua penerima bansos kita registrasi ulang, warga boleh mengusulkan untuk ingin mendapatkan bansos. Mesin yang akan jawab (kelayakan), bukan orang lagi,” jelasnya.

Proses Pengusulan dan Verifikasi Data

Usulan untuk penerima bantuan akan diproses melalui sistem yang terhubung dengan berbagai sumber data pemerintah, termasuk data kendaraan bermotor, pertanahan, kelistrikan, dan kepemilikan perusahaan. Integrasi data ini bertujuan untuk memperkuat verifikasi kondisi sosial ekonomi warga agar penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran.

Gus Ipul menekankan bahwa digitalisasi tidak boleh menyulitkan masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi dalam mengakses layanan. Oleh karena itu, keberadaan Agen Perlinsos menjadi sangat penting untuk mendampingi warga dalam proses registrasi, pengusulan, serta penyampaian sanggahan. Ia memberikan contoh dari uji coba yang dilakukan di Kabupaten Banyuwangi tahun lalu, di mana sekitar 80 persen penduduk telah melakukan pendaftaran, dengan 90 persen dari proses tersebut dibantu oleh agen atau pihak lain. Data ini menunjukkan bahwa pendampingan langsung masih sangat dibutuhkan untuk memperluas akses layanan digital.

Peran Kepala Daerah dalam Memperluas Gerakan

Untuk memperluas gerakan ini, Gus Ipul meminta kepada kepala daerah agar menggerakkan ASN dan berbagai elemen masyarakat untuk bersedia menjadi Agen Perlinsos. Dengan melibatkan lebih banyak pihak, diharapkan akses layanan bantuan sosial dapat lebih merata dan efektif, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat terlayani dengan baik.

Artikel Terkait