Operasi pencarian yang dilakukan oleh Kapal Polisi (KP) Sanjaya di sekitar perairan Pulau Sertung dan Gunung Anak Krakatau masih belum berhasil. Hingga Sabtu sore, 12 September, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak sejak awal pekan lalu.
Kapolda Banten, Irjen Hengki, mengungkapkan bahwa timnya baru saja menyelesaikan pelayaran sejauh 80 mil laut atau sekitar 140 kilometer menuju titik fokus pencarian. Operasi pencarian yang dilakukan secara mandiri ini memakan waktu total hingga delapan jam perjalanan pulang-pergi dari Dermaga Ciwandan. "Kami memantau sekaligus mencari keberadaan rekan-rekan kita, dan kembali ke sini dengan perjalanan selama 8 jam. Hasil hari ini masih nihil, kami tidak menjumpai keberadaan mereka," jelas Hengki setelah tiba di Dermaga Ciwandan, Banten.
Peningkatan Upaya Pencarian
Hengki menambahkan bahwa pasukan Polda Banten bekerja sama dengan dua keluarga dari jurnalis yang hilang, Donal Husni (fotografer lepas) dan Yudistira (Inews), melakukan pemantauan di sekitar Pulau Sertung dengan menggunakan teropong. Ia juga menyebutkan bahwa operasi SAR gabungan hari ini diperluas menjadi tujuh sektor dengan 14 kapal yang dikerahkan untuk melakukan pencarian. "Hari keempat itu cuman 12 kapal dan 6 sektor, dibagi, dan hari ini 14 kapal, 7 sektor. Nanti kami akan terus update kembali sambil menunggu yang lain kembali dan menyelesaikan pemantauan di wilayah masing-masing," tuturnya.
Komitmen Pemerintah dalam Pencarian
Hengki menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk melakukan segala upaya dalam proses pencarian ini dengan mengerahkan seluruh sumber daya manusia dan peralatan yang ada. "Kami berusaha sekuat tenaga untuk mencari dengan personel dan sarana-prasarana pendukung yang saya rasa sangat mumpuni, ya, tetapi, dibarengi juga tentu doa semua supaya segera menemukan titik terang," ungkapnya.
Memasuki hari kelima operasi SAR, tim SAR gabungan memperluas area pencarian melalui jalur laut dan udara di perairan Selat Sunda, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. "Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, di Pandeglang.
Al Amrad menjelaskan bahwa terdapat enam sektor pencarian laut, yaitu Sektor T, U, Z, W, X, dan Y, dengan total luas area pencarian sekitar 2.537 nautical mile persegi. Sementara itu, pencarian udara melalui Sektor H mencakup area sekitar 2.063 nautical mile persegi. Ia menekankan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama selama pelaksanaan operasi, mengingat kondisi perairan Selat Sunda yang dinamis.