Ahmad Ali, yang menjabat sebagai Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), mengungkapkan bahwa hasil survei dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan elektabilitas partainya di angka 4,1 persen adalah sebuah sinyal yang menggembirakan. Namun, ia menegaskan bahwa capaian ini belum memenuhi ambisi yang ingin dicapai oleh PSI.
Menurut Ahmad Ali, peningkatan elektabilitas dibandingkan dengan perolehan suara PSI pada Pemilu 2024 menunjukkan adanya kemajuan dalam kepercayaan publik terhadap partai. "Kalau melihat angka 4,1 persen, tentu kami bersyukur karena ada pertumbuhan kepercayaan publik kepada PSI," ujarnya dalam pernyataannya yang dirilis pada Jumat (7/8/2026).
Target Kemenangan yang Lebih Besar
Meskipun mengapresiasi hasil survei tersebut, Ahmad Ali menegaskan bahwa PSI tidak ingin cepat berpuas diri. Ia menyatakan bahwa partainya memiliki target untuk meraih kemenangan yang jauh lebih besar pada Pemilu 2029. "Tetapi bagi kami, itu masih terlalu kecil. Target kami menang besar. Karena itu kerja partai tidak boleh berhenti pada hasil survei," tuturnya.
Ahmad Ali juga menyoroti bahwa persaingan politik menjelang Pemilu 2029 akan semakin ketat. Ia menjelaskan bahwa banyaknya pilihan politik yang tersedia membuat setiap partai harus mampu membangun kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata. "Lanskap politik hari ini sangat kompetitif. Publik memiliki banyak pilihan. Karena itu, tugas kami adalah memastikan PSI hadir dan bekerja di tengah masyarakat," ungkapnya.
Pentingnya Kerja Nyata
Ia menambahkan bahwa dukungan dari publik tidak hanya bisa diperoleh melalui slogan atau kampanye politik, tetapi harus dibangun melalui konsistensi dalam pelaksanaan kerja. "Dukungan tidak datang karena slogan, tetapi karena kepercayaan yang dibangun melalui kerja yang konsisten," jelasnya.
Oleh karena itu, Ahmad Ali menekankan bahwa PSI saat ini fokus pada penguatan organisasi dan konsolidasi kader di berbagai daerah. Ia berpendapat bahwa hasil survei hanya mencerminkan kondisi saat ini, sedangkan hasil pemilu ditentukan oleh kerja politik yang berkelanjutan. "Survei memberi gambaran tentang posisi kita hari ini. Tetapi pemilu ditentukan oleh kerja panjang. Yang kami lakukan sekarang adalah memperkuat struktur partai, memperluas konsolidasi kader, dan memastikan agenda PSI dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," paparnya.
Di akhir pernyataannya, Ahmad Ali mengingatkan seluruh kader PSI untuk tidak cepat merasa puas dengan capaian elektabilitas saat ini. "Saya selalu sampaikan kepada kader bahwa angka 4,1 persen tidak boleh membuat kita puas. Masyarakat menaruh harapan besar kepada partai politik yang mampu bekerja dan mendengar. Karena itu kami harus terus bergerak," tegasnya.
Ahmad Ali menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa PSI tetap berambisi untuk menjadi kekuatan politik yang lebih besar pada Pemilu 2029. "Target kami jelas, menang besar dan menjadi kekuatan politik yang semakin relevan bagi masa depan Indonesia," pungkasnya.