Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami pelemahan pada perdagangan yang berlangsung hari ini, Selasa (29/9). Analis Teknikal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai bahwa IHSG masih berisiko untuk melanjutkan tren penurunan dalam jangka pendek, dengan tekanan koreksi yang diyakini belum berakhir.
Herditya menyatakan, "Kami memperkirakan downtrend IHSG masih membentuk bagian wave a dari wave (x) pada label hitam, sehingga indeks masih berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji area 6.088-6.111." Ia juga memproyeksikan bahwa IHSG akan bergerak dalam rentang support di level 6.041 dan 5.984, serta resistance di level 6.297 dan 6.419 pada hari ini. Selain itu, Herditya merekomendasikan beberapa saham, antara lain AADI, BRPT, PSAB, dan PTRO.
Risiko Penurunan Lanjutan
Senada dengan analisis tersebut, Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas juga melihat bahwa indeks saham berisiko untuk melanjutkan pelemahan setelah menembus level support 6.159 pada perdagangan sebelumnya. Ivan menjelaskan, "Penembusan di bawah 6.159 membuka peluang IHSG melanjutkan penurunan menuju area 6.015-6.029. Probabilitas skenario biru akan meningkat apabila tekanan jual membawa IHSG turun di bawah 6.015."
Ia memprediksi bahwa IHSG akan bergerak di level support 6.015, 5.850, dan 5.607, serta resistance di level 6.258, 6.423, 6.552, dan 6.712 pada hari ini. Ivan juga merekomendasikan beberapa saham, di antaranya BMRI, INCO, INDF, dan PGEO.
Data Perdagangan Terakhir
Pada penutupan perdagangan Senin (28/9) sore, IHSG berada di level 6.147, mengalami penurunan sebesar 94,03 poin atau 1,51 persen dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data dari RTI Infokom, total transaksi yang dilakukan oleh investor mencapai Rp12,56 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 37,24 miliar lembar. Pada penutupan tersebut, terdapat 180 saham yang mengalami penguatan, 532 saham terkoreksi, dan 81 saham stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca.