Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Ekonomi

--- IHSG Diperkirakan Terus Menurun Hari Ini ---

--- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Selasa (13/10). Beberapa analis memberikan proyeksi terkait pergerakan IHSG dan rekomendasi saham....

Kalula Putri 13 October 2026 58 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
IHSG diperkirakan berada pada bagian wave v dari wave c dari wave [y] pada label hitam, sehingga berpotensi lanjut turun ke level 5.000 pada hari ini. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
IHSG diperkirakan berada pada bagian wave v dari wave c dari wave [y] pada label hitam, sehingga berpotensi lanjut turun ke level 5.000 pada hari ini. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
---TITLEEXCERPT--- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Selasa (13/10). Beberapa analis memberikan proyeksi terkait pergerakan IHSG dan rekomendasi saham. ---CONTENT---

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (13/10). Analis Teknikal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek.

Proyeksi Pergerakan IHSG

Herditya menjelaskan bahwa posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave v dari wave c dari wave [y] pada label hitam, sehingga ada kemungkinan untuk melanjutkan koreksi ke rentang 5.850 hingga 5.911. Dalam riset harian yang disampaikannya, ia memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang support di level 5.887 dan 5.744, serta resistance di level 6.216 dan 6.296 hari ini. Ia juga merekomendasikan beberapa saham, antara lain BRMS, JPFA, MBMA, ANTM, dan XISI.

Peluang Rebound di Level Support

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, memperkirakan bahwa indeks saham mendekati target koreksi di level 5.850 dan berpeluang untuk mengalami rebound setelah mencapai area support tersebut. Ivan menyatakan, "Setelah menyentuh level 5.850, IHSG diperkirakan berpeluang rebound untuk memulai fase pemulihan jangka pendek." Ia memprediksi IHSG akan bergerak di level support 5.850, 5.768, dan 5.607, serta resistance di level 6.128, 6.237, 6.432, dan 6.552 untuk hari ini. Ivan juga merekomendasikan saham seperti BBRI, MBMA, dan TLKM.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup di bawah level 6.000 pada hari Senin (12/10) sore, dengan penurunan sebesar 157,61 poin atau minus 2,59 persen, sehingga berada di level 5.936. Menurut data dari RTI Infokom, total transaksi yang dilakukan oleh investor mencapai Rp13,66 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 62,14 miliar saham. Pada penutupan kemarin, terdapat 114 saham yang menguat, 602 saham mengalami koreksi, dan 77 saham stagnan.

Catatan Redaksi: Artikel ini tidak bertujuan untuk memberikan rekomendasi investasi pada saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca.

Artikel Terkait