Capaian Sepak Takraw dan Sepeda Gunung
Koleksi perolehan medali tim Indonesia di ajang Asian Games 2026 kembali bertambah melalui sumbangan cabang olahraga sepak takraw dan sepeda gunung. Tambahan dua medali ini mengukuhkan perolehan sementara kontingen Merah Putih menjadi 1 medali perak dan 15 medali perunggu.
Sumbangan medali pertama diraih dari cabor sepak takraw nomor beregu putra. Tim Indonesia harus merelakan tiket ke babak final usai mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 1-2 pada laga semifinal yang dihelat di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Jepang, Kamis (24/9/2026). Meski terhenti di semifinal, raihan tersebut tetap membuahkan medali perunggu setelah menyajikan perlawanan sengit.
Sementara itu, medali perunggu berikutnya dipersembahkan oleh atlet sepeda gunung, Sayu Bella Sukma Dwi, pada nomor cross country putri yang dilangsungkan di Obata Ryokuchi Park, Aichi-Nagoya, Jepang. Sayu Bella membukukan catatan waktu 1 jam 28 menit 00 detik. Podium tertinggi dan medali emas diraih oleh wakil China, Wu Zhifan, dengan waktu 1 jam 26 menit 14 detik, disusul rekan senegaranya Liang Zhenglan di posisi kedua dengan torehan 1 jam 27 menit 07 detik untuk medali perak.
Target 4 Medali Emas
Dengan tambahan perunggu dari dua cabor tersebut, peluang Indonesia untuk menambah perolehan medali di Asian Games 2026 masih terbuka lebar seiring masih dilangsungkannya pertandingan di cabor-cabor lainnya.
Guna memacu semangat para atlet, pemerintah telah menyiapkan apresiasi berupa bonus finansial, yakni Rp3 miliar untuk peraih medali emas, Rp2 miliar untuk medali perak, serta Rp1 miliar bagi peraih medali perunggu.
Dalam edisi Asian Games 2026 kali ini, kontingen Indonesia membidik target membawa pulang empat medali emas. Sektor-sektor yang menjadi tumpuan utama dalam merealisasikan target tersebut mencakup cabor bulu tangkis (khususnya nomor beregu putra), panjat tebing, angkat besi, wushu, hingga panahan.