JAKARTA – Inovasi dalam bidang medis terus berkembang, termasuk dalam penanganan masalah penglihatan seperti katarak. Salah satu teknologi yang kini menarik perhatian adalah Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery (FLACS), yang merupakan metode operasi katarak modern berbasis laser dengan tingkat presisi yang lebih baik dibandingkan teknik manual.
FLACS memanfaatkan laser femtosecond yang dikendalikan oleh komputer serta sistem pencitraan optik untuk membantu berbagai tahap dalam prosedur operasi katarak. Proses ini mencakup pembuatan sayatan pada kornea, pembukaan kapsul lensa, serta pemecahan lensa mata yang keruh sebelum digantikan dengan lensa tanam atau intraocular lens (IOL).
Keuntungan FLACS dalam Operasi Katarak
Dokter Spesialis Mata dari JEC, dr Nina Asrini Noor, Sp.M, menjelaskan bahwa kemajuan teknologi seperti FLACS telah mengubah pandangan terhadap operasi katarak. Menurutnya, prosedur ini kini tidak hanya sekadar mengangkat lensa yang keruh, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas penglihatan pasien sesuai dengan kebutuhan aktivitas sehari-hari.
“Dalam satu dekade terakhir, kemajuan teknologi medis terus membuka jalan baru bagi kualitas hidup yang lebih baik, termasuk bagi mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak,” ungkap dr Nina dalam acara Smart Business Lunch 2026 di Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026.
Peningkatan Presisi Melalui Teknologi Digital
Dr Nina menambahkan bahwa keunggulan utama dari FLACS terletak pada tingkat presisinya yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh semua tahapan tindakan yang dirancang lebih terukur dengan bantuan teknologi digital dan pencitraan modern, yang memungkinkan dokter untuk melakukan prosedur dengan lebih akurat.
Dengan adanya teknologi FLACS, diharapkan pasien yang menjalani operasi katarak dapat merasakan perbaikan yang signifikan dalam kualitas penglihatan mereka, sehingga dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik.