Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
Teknologi

Mengapa Pria Sering Mengacungkan Jempol Saat Berfoto? Ini Penjelasan dari Ahli Saraf

Kebiasaan pria mengacungkan jempol saat berpose di depan kamera ternyata memiliki penjelasan ilmiah terkait cara kerja otak. Seorang dokter menjelaskan bahwa ini berkaitan dengan pilihan gerakan yang...

Kalula Putri 27 July 2026 64 pembaca inews.id inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA, iNews.id - Apakah Anda pernah memperhatikan kebiasaan pria ketika diminta untuk berpose di depan kamera? Dari kalangan remaja hingga orang dewasa, banyak yang secara refleks mengacungkan jempol. Ternyata, gestur ini bukan hanya sekadar kebiasaan atau kekurangan ide, melainkan memiliki penjelasan medis dan ilmiah.

Dokter dan influencer kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, menjelaskan bahwa kebiasaan ini berkaitan dengan cara kerja otak dalam memilih gerakan yang paling mudah dan aman saat seseorang berada dalam situasi yang tidak terduga. "Kalian sadar nggak? Kenapa kalau cowok disuruh foto gaya bebas, ujung-ujungnya adalah banyak yang angkat jempol. Jempol lagi, jempol lagi. Padahal nggak disuruh, tapi refleks. Nggak usah bingung karena ini ada ilmu medisnya," ungkap dr. Aditya dalam unggahan di akun Instagram pribadinya.

Faktor Neuroscience dalam Pilihan Gestur

Menurut dr. Aditya, faktor pertama yang mempengaruhi kebiasaan ini berasal dari neuroscience atau mekanisme default gesture di dalam otak. Ketika seseorang diminta untuk berpose tanpa persiapan, otak cenderung memilih gerakan yang memerlukan energi paling sedikit dan dianggap aman secara sosial. "Ini soal default gesture otak. Dalam neuroscience, otak manusia itu punya kecenderungan memilih gerakan yang paling simpel, familiar, dan aman secara sosial," jelasnya.

Simbol Positif yang Familiar

Lebih lanjut, dr. Aditya menambahkan bahwa jempol merupakan simbol yang paling mudah untuk dilakukan. "Jempol adalah simbol yang paling mudah dilakukan, nggak perlu butuh mikir, nggak aneh, dan sudah dikenal sebagai tanda positif. Jadi saat bingung mau gaya apa, otak itu langsung pilih yang paling basic, jempol," tuturnya.

Artikel Terkait