Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
Teknologi

Inovasi Mahasiswa Diharapkan Tingkatkan Produktivitas Perkebunan Indonesia

Mahasiswa di Indonesia diundang untuk berkontribusi dalam penelitian yang bertujuan meningkatkan produktivitas kelapa sawit, kakao, dan kelapa tanpa perlu memperluas lahan.

Karim Abinaya 08 August 2026 60 pembaca inews.id inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA, iNews.id - Mahasiswa Indonesia diberikan tantangan untuk menciptakan inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas kelapa sawit, kakao, dan kelapa tanpa perlu menambah luas lahan. Tantangan ini disampaikan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dalam acara Web Seminar Call for Proposal Lomba Riset Tingkat Mahasiswa untuk tahun 2026–2027.

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, menekankan pentingnya peran generasi muda dan institusi pendidikan tinggi dalam menghasilkan penelitian yang sesuai dengan kebutuhan sektor perkebunan. Ia menyatakan bahwa riset yang dilakukan oleh mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, industri, dan para pekebun.

“Mahasiswa memiliki ruang yang sangat besar untuk menghadirkan perspektif baru dan solusi yang berani. Melalui lomba ini, kami berharap lahir inovasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga dapat menjawab persoalan nyata serta meningkatkan kesejahteraan pekebun sawit, kakao, dan kelapa,” ungkap Mohammad Alfansyah.

Dukungan terhadap Penelitian dan Pengembangan

Program Lomba Riset Tingkat Mahasiswa merupakan bagian dari dukungan BPDP terhadap penelitian dan pengembangan komoditas perkebunan. Mahasiswa didorong untuk menghasilkan ide-ide kreatif, inovatif, dan aplikatif yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

Fokus Riset untuk Kesejahteraan Pekebun

Fokus dari riset ini diarahkan pada upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, keberlanjutan, serta kesejahteraan para pekebun. Dengan adanya tantangan ini, diharapkan mahasiswa dapat berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan sektor perkebunan di Indonesia.

Artikel Terkait