Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Investigasi Kebakaran Desa Adat Sade, DPR Minta Penjelasan Jelas

Kebakaran yang terjadi di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, NTB, harus diusut secara menyeluruh, bukan hanya fokus pada rekonstruksi. DPR RI menekankan pentingnya mengungkap penyebab kebakaran yang merus...

Kalula Putri 24 August 2026 62 pembaca jpnn.com jpnn.com
Tragedi Kebakaran Sade, DPR Ingatkan Jangan Asal Simpulkan Penyebab
Tragedi Kebakaran Sade, DPR Ingatkan Jangan Asal Simpulkan Penyebab

Kebakaran yang melanda Desa Adat Sade di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak boleh hanya diatasi dengan pembangunan kembali. Penyebab dari kebakaran tersebut harus diinvestigasi dengan profesional dan berdasarkan bukti yang ada. Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, menegaskan pentingnya aparat untuk menyelidiki secara tuntas penyebab kebakaran yang telah mempengaruhi ratusan bangunan dan masyarakat di kawasan permukiman adat Suku Sasak.

“Saya meminta penyebab kebakaran Desa Adat Sade diusut tuntas. Jangan sampai api padam, tetapi pertanyaan masyarakat tidak terjawab,” ungkap Saadiah pada Senin (24/8). Ia menambahkan bahwa Sade memiliki makna lebih dari sekadar tempat tinggal, melainkan merupakan bagian dari sejarah dan identitas budaya masyarakat Sasak yang perlu dilindungi.

Pentingnya Penyidikan yang Transparan

“Yang terbakar bukan hanya bangunan, tetapi juga sejarah dan warisan budaya. Negara harus hadir,” tegasnya. Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan tim Inafis. Petugas telah mengumpulkan barang bukti, mendokumentasikan lokasi, serta meminta keterangan dari saksi dan warga yang terdampak.

Saadiah juga menekankan agar penyelidikan dilakukan dengan cara yang transparan dan objektif. Ia menyarankan agar pemeriksaan laboratorium forensik dilakukan jika diperlukan untuk memastikan penyebab kebakaran. “Jangan terburu-buru menyimpulkan. Faktor kelistrikan, kelalaian, atau penyebab lain harus dibuktikan melalui penyelidikan profesional,” ujarnya.

Rekonstruksi yang Menghargai Identitas Budaya

Di sisi lain, Saadiah mengingatkan pemerintah agar pemulihan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Rekonstruksi harus tetap mempertahankan karakter, nilai adat, dan budaya Sade. “Kita ingin Sade bangkit tanpa kehilangan identitasnya,” katanya. Ia juga mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk segera memenuhi kebutuhan warga yang terdampak, mulai dari tempat tinggal sementara, layanan kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan bagi kelompok rentan.

Saadiah berharap tragedi ini menjadi pelajaran untuk memperkuat pencegahan dan mitigasi kebakaran, terutama di kawasan permukiman adat dan destinasi wisata budaya. “Dari tragedi ini harus lahir pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang di kawasan adat lainnya,” pungkasnya.

Artikel Terkait